Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Triyasa Propertindo Cari Lahan

Kompas.com - 08/08/2015, 14:00 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengembang properti pendatang baru, PT Triyasa Propertindo sedang mencari lahan dengan luas minimal 10 hektar untuk dikerjasamakan, dan dikembangkan menjadi kawasan perumahan. Hal ini sesuai dengan rencana dan strategi diversifikasi bisnis perusahaan.

"Idealnya sih kami membutuhkan lahan 50 hektar hingga 100 hektar supaya pengeembangannya berkelanjutan dalam jangka panjang. Kami punya modal, dan sumber daya manusia. Sementara lahan seluas itu belum punya," ujar Direktur PT Triyasa Propertindo, Budi Lesmana kepada Kompas.com, Jumat (7/8/2015). 

Budi melanjutkan, lahan yang diincar berlokasi di kawasan Jadebotabek. Terutama di selatan Jakarta. Triyasa menawarkan opsi kerjasama operasi (KSO) dengan pihak-pihak atau individu pemilik tanah.

Rencananya, bila sudah mendapatkan lahan yang dibidik, Triyasa akan memulai pengembangan perumahan pada kuartal ketiga 2015. Adapun harga rumah yang akan dipasarkan nanti adalah serentang Rp 400 juta hingga Rp 600 juta per unit. 

"Kami akan bermain di kelas menengah, yakni ceruk pasar yang betul-betul membutuhkan rumah alias first home buyer. Selama ini kan kebutuhan rumah yang menumpuk dan belum terpenuhi adalah rumah yang harganya bisa diakses kelas tersebut," tutur Budi.

Setelah perumahan, Triyasa akan melansir apartemen The Rubina di Gandaria, Jakarta Selatan. Di kawasan ini, Triyasa merancang tiga menara apartemen sebanyak 800 unit. 

Hunian vertikal di atas lahan seluas 14.000 meter persegi tersebut akan dilansir awal Januari 2016 dengan patokan harga Rp 25 juta per meter persegi. Adapun tipe yang ditawarkan mulai dari studio seluas 30 meter persegi hingga dua kamar tidur berdimensi 75 meter persegi.

Dengan harga jual per unit Rp 750 juta hingga Rp 2 miliar per unit, apartemen ini diperuntukan bagi kelas menengah atas. Rencananya, kata Budi, The Rubina akan memulai konstruksinya pasca-Lebaran 2016 mendatang.

"Nilai investasi The Rubina, termasuk lahan, lebih dari Rp 1 triliun," tandas Budi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Probolinggo: Pilihan Hunian Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Probolinggo: Pilihan Hunian Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Seram Bagian Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Seram Bagian Timur: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bangkalan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bangkalan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Magetan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Magetan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pacitan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pacitan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lamongan: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Lamongan: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Mutu Beton Tol MBZ Disebut di Bawah Standar, Begini Respons Jasa Marga

Mutu Beton Tol MBZ Disebut di Bawah Standar, Begini Respons Jasa Marga

Berita
Fitch dan Moody's Naikkan Rating Kredit Pakuwon Jadi BB+

Fitch dan Moody's Naikkan Rating Kredit Pakuwon Jadi BB+

Berita
Nih Tujuh Mal Terindah di Dunia, Ada yang Langit-langitnya Kaca Patri Luas

Nih Tujuh Mal Terindah di Dunia, Ada yang Langit-langitnya Kaca Patri Luas

Ritel
Pilih Tandon Air di Atas atau Bawah Tanah? Ini Plus Minusnya

Pilih Tandon Air di Atas atau Bawah Tanah? Ini Plus Minusnya

Tips
Ini Lima Negara Asal WNA Paling Banyak Incar Properti di Indonesia

Ini Lima Negara Asal WNA Paling Banyak Incar Properti di Indonesia

Berita
Tiga Kota Ini Paling Diminati WNA Saat Berburu Properti di Indonesia

Tiga Kota Ini Paling Diminati WNA Saat Berburu Properti di Indonesia

Berita
Tol Gilimanuk-Mengwi Dilelang Ulang, Basuki: Mudah-mudahan September Teken PPJT

Tol Gilimanuk-Mengwi Dilelang Ulang, Basuki: Mudah-mudahan September Teken PPJT

Berita
Antisipasi Perpindahan Ibu Kota, Jababeka Siapkan Konsep TOD City

Antisipasi Perpindahan Ibu Kota, Jababeka Siapkan Konsep TOD City

Hunian
Hakim Lakukan Pemeriksaan Setempat di Lahan Hotel Sultan

Hakim Lakukan Pemeriksaan Setempat di Lahan Hotel Sultan

Berita
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com