Kompas.com - 19/06/2015, 08:44 WIB
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah studi baru yang dirilis BaliFokus menemukan, lebih dari tiga perempat cat yang dianalisa tidak memenuhi standar baru yang diusulkan, yakni 600 part per million (ppm). Studi ini juga menunjukkan bahwa cat yang mengandung timbal, masih banyak beredar di pasaran.

"Dampak kesehatan paparan timbal pada otak anak-anak akan menetap seumur hidup, tidak dapat diubah dan tidak dapat diobati," kata Penasihat Senior dan Supervisor Proyek dari BaliFokus, Yuyun Ismawati, di Jakarta, Kamis, (18/6/2015).

Ismawati menuturkan, beberapa produsen cat di Indonesia memang mulai menghapus timbal dari cat mereka. Hal ini menunjukkan, teknologi di Indonesia mampu menghasilkan cat yang aman.

Namun, perusahaan lainnya masih menjual cat berkadar timbal tinggi. Tentu saja, lanjut dia, dengan kata lain perusahaan mempertaruhkan masa depan generasi selanjutnya.

Standar timbal sukarela yang baru adalah 600 ppm untuk cat berbasis pelarut organik. Standar Nasional Indonesia 8011:2014 ini telah diusulkan dan sedang menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.

Menurut Ismawati, para pejabat pemerintah sebenarnya sadar akan bahaya paparan timbal dari cat terhadap anak-anak dan perekonomian negara. "Kita perlu mendorong peraturan ini segera diberlakukan wajib atau mandatory," lanjut Ismawati.

Pada 2014-2015, BaliFokus membeli total 121 kaleng enamel cat dekoratif dari 63 merek dari 5 kota di Indonesia. Cat-cat ini kemudian dianalisa kadar timbalnya di laboratorium yang terakreditasi di Eropa.

Studi cat ini dilakukan sebagai bagian dari Proyek IPEN untuk Penghapusan Timbal dalam Cat di Asia, yang didanai oleh Uni Eropa sebesar Euro 1,4 juta (Rp 21 miliar) di tujuh negara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.