Kompas.com - 13/06/2015, 07:03 WIB
Presiden Joko Widodo saat meresmikan Jalan Tol Gempol-Pandaan, Jumat (12/6/2015). Indra Akuntono/KOMPAS.comPresiden Joko Widodo saat meresmikan Jalan Tol Gempol-Pandaan, Jumat (12/6/2015).
|
EditorHilda B Alexander

PASURUAN, KOMPAS.com - Pada peresmian jalan Tol Gempol-Pandaan di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (12/6/2015), Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan akan membebaskan tarif tol khusus roda dua yang melintasi Jembatan Suramadu (Surabaya-Madura).

Ia sekaligus juga memerintahkan untuk menurunkan semua tarif tol sebesar 25-35 persen pada H-10 dan H+5 Lebaran.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Mulai 13 Juni, pukul 00.00 akan digratiskan tarif tol jembatan Suramadu khusus motor,” ujar Presiden.

Sementara itu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, jaringan jalan tol Gempol-Pandaan dibangun untuk mendukung Jaringan Jalan Wilayah Metropolitan Surabaya.

Hal tersebut guna meningkatkan kelancaran mobilitas dari wilayah Pandaan dan sekitarnya yang merupakan salah satu kawasan industri di selatan Kota Surabaya (Kabupaten Pasuruan).

"Jalan tol ini juga berkontribusi dalam mengatasi kemacetan yang terjadi di ruas jalan eksisting Surabaya-Malang,” tambah Basuki.

Ia melanjutkan, ruas jalan tol Gempol-Pandaan merupakan konektor jaringan jalan tol Trans-Jawa dengan wilayah bagian selatan dan bagian timur pulau Jawa. Diharapkan potensi ekonomi dan pariwisata di Provinsi Jawa Timur semakin berkembang seiring dengan peningkatan aksesibilitas menuju Kota Surabaya sebagai pusat ekonomi.

Ruas Jalan Tol Gempol-Pandaan yang baru saja diresmikan Jumat (12/6/2015)  memiliki panjang 12,05 kilometer untuk Tahap I, dari rencana keseluruhan sepanjang 13,61 kilometer. Adapun untuk Tahap II sepanjang 1,56 kilometer direncanakan akan beroperasi bersamaan dengan pengoperasian Jalan Tol Pandaan-Malang.

Pembangunan Jalan Tol Gempol-Pandaan dilaksanakan oleh PT Jasamarga Pandaan Tol dengan pemegang saham terdiri dari PT Jasa Marga (78,58 persen), PT Jalan Tol Kabupaten Pasuruan (11,84 persen) serta PT Margabumi Matraraya (9,58 persen).

Keseluruhan biaya investasi sebesar Rp 1,47 triliun dipenuhi melalui ekuitas dari Badan Usaha Jalan Tol dan pinjaman dari perbankan. Masa konsesi pengusahaan Jalan Tol Gempol-Pandaan adalah 37 tahun terhitung sejak penerbitan Surat Perintah Mulai Konstruksi (SPMK) Tanggal 3 Oktober 2012.

Selama masa konsesi, PT Jasamarga Pandaan Tol wajib melakukan pengoperasian dan pemeliharaan sesuai dengan standar pelayanan minimal jalan tol.

“Besaran tarif tol awal pada Tahun 2015 untuk Golongan I adalah Rp 818 per kilometer sehingga tarif tol untuk 12,05 kilometer adalah Rp 10.000,” tambah Basuki.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.