Kompas.com - 03/06/2015, 19:00 WIB
KM Ciremai yang mengangkut 1.250 unit sepeda motor dan 2.500 pesepeda motor mudik gratis, saat bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Sabtu (26/7/2014). KOMPAS.comKM Ciremai yang mengangkut 1.250 unit sepeda motor dan 2.500 pesepeda motor mudik gratis, saat bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Sabtu (26/7/2014).
|
EditorHilda B Alexander
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Conwood Indonesia tengah bekerja sama dengan PT Pelni dalam merenovasi armada kapalnya yang berasal dari Jerman. Renovasi tersebut berupa penggantian lantai.

"Kapal (Pelni) kan sudah dari tahun 1970. Mereka ingin merenovasinya dan mencari bahan yang tipikal," ujar Senior Commercial Manager Ferry Wiaga Djajaprawira kepada Kompas.com, Rabu (3/6/2015).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, menurut Ferry, lantai kapal tersebut menggunakan kayu. Pihak Pelni kemudian memilih Conwood sebagai alternatif penggantinya. Untuk tahap awal, produk Conwood dipasang pada kafetaria dengan luas 130.000 meter persegi.

Ketebalan Conwood yang digunakan adalah 6-7 sentimeter. Conwood diklaim memiliki keunggulan dibanding lantai kapal lainnya. "Selain kayu, ada yang pakai lantai besi, tapi kalau kebakaran panas. Makanya, kalau perjalanan panjang, kapal pakai kayu. Tetapi, kayu juga bisa terbakar, Conwood tidak," tutur Ferry.

Hingga saat ini, sebut Ferry, sudah 6 unit kapal yang sudah dipasangi Conwood. Sementara yang tengah dalam proses instalasi Conwood sebanyak tiga unit. Ke depannya, total kapal yang akan direnovasi berjumlah sekitar 15 unit.

Ada pun nilai pemasangan Conwood pada satu kapal adalah sekitar Rp 80 juta, dengan nilai material per meter sebesar Rp 600.000-Rp 700.000. Produk Conwood sendiri terbuat dari campuran semen sebanyak 70 persen dan serat selulosa 30 persen yang dihasilkan melalui proses ramah lingkungan.

Produk ini dapat digunakan di berbagai aplikasi seperti lisplank, plafon, dinding, lantai, dan aplikasi dekoratif lainnya dalam rumah tinggal, perkantoran, hotel maupun ruang komersial lainnya.

Menurut Ferry, harga Conwood lebih murah 30 persen ketimbang kayu solid kualitas premium. Selain ramah lingkungan, perusahaan juga mengklaim hemat anggaran, karena menggunakan nol konsumsi kayu.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.