Kompas.com - 21/05/2015, 18:11 WIB
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com — Membuat perekat ubin nyatanya cukup mudah dan praktis dibandingkan dengan metode konvensional, yaitu dengan mengayak pasir dan semen terlebih dahulu. Caranya adalah dengan menggunakan bahan adhesif.

Untuk itu, Anda memerlukan bahan adhesif untuk ubin (tile adhesive) yang mengandung synthetic latex-styrene butadiene rubber. Kandungan ini dapat menghasilkan daya rekat ekstra kuat, fleksibel, tahan terhadap getaran, dan tahan rendaman air.

Tile adhesive yang diproduksi oleh PT Adiwisesa Mandiri memiliki dua jenis, yaitu cairan (AM 30 Liquid) dan bubuk (AM 30 Powder). Selain Tile adhesive, terdapat juga alat khusus untuk pengaplikasian perekat yang lebih sempurna, yaitu trowel.

Sebelum mencampur, upayakan adanya bidang datar untuk menghemat konsumsi pemakaian perekat ubin. Bersihkan bidang aplikasi dari kotoran apa pun. Kemudian, lembabkan bidang aplikasi dengan kain lembab atau spons.

Pada tahap pencampuran, perbandingan AM Liquid dan powder adalah 1 liter banding 4 kilogram. Tuangkan liquid ke dalam wadah campuran. Campur powder sedikit-sedikit sambil diaduk dengan sendok semen, lalu aduk sampai rata dengan mixer. Campuran merata bila sudah berbentuk pasta. Selanjutnya, biarkan 5 menit agar polimer dan zat aditif bereaksi.

Setelah didiamkan, aduk kembali campuran beberapa saat sebelum diaplikasikan pada ubin. Lapiskan pasta pada bidang aplikasi dengan cara agak ditekan agar pasta meresap baik ke dalam permukaan menggunakan trowel dengan sisi rata. Tambahkan lagi pasta di atas lapisan pertama, dan tarik menggunakan trowel pada sisi bergerigi. Dengan demikian, tercipta bagian-bagian renggang perekat yang berfungsi mencegah terangkatnya ubin (popping).

Kemudian, pasang ubin di atas pasta yang masih basah dan ketuk dengan palu karet agar ubin menempel dengan baik. Bersihkan sisa perekat ubin pada celah nat sebelum mengering. Setelah terpasang, jangan pijak ubin selama 24 jam. Lanjutkan dengan aplikasi pengisi nat.

Di luar itu, ada hal-hal yang perlu diperhatikan. Anda tidak diperbolehkan untuk menambah bahan lain, misalnya semen, pasir, atau air. Selain itu, Anda disarankan untuk membuat adukan secukupnya agar setiap adukan habis terpakai dalam waktu maksimal 60 menit. Anda juga disarankan untuk mengolesi permukaan bidang aplikasi per ubin untuk mencegah perekat mengering sebelum ubin terpasang.

Campuran ini bisa diaplikasikan pada area eksterior dan interior basah dan terendam, misalnya kolam renang atau bak penampungan air, serta di area lantai dan dinding.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cucu Usaha Hutama Karya Cetak Penjualan Beton Siap Pakai Rp 287 Miliar

Cucu Usaha Hutama Karya Cetak Penjualan Beton Siap Pakai Rp 287 Miliar

Berita
Jangan Cat Dinding Ruang Tamu Dengan Warna Merah! Ini Alasannya

Jangan Cat Dinding Ruang Tamu Dengan Warna Merah! Ini Alasannya

Interior
Percepat Redistribusi Tanah, Kementerian ATR/BPN Serah Terima Proposal ke KLHK

Percepat Redistribusi Tanah, Kementerian ATR/BPN Serah Terima Proposal ke KLHK

Berita
One Global Residences and Resorts, Hunian Premium di Sydney dengan Fasilitas Mirip Hotel

One Global Residences and Resorts, Hunian Premium di Sydney dengan Fasilitas Mirip Hotel

Hunian
Rusun Pekerja KEK Tanjung Lesung Dilengkapi Kamar Mandi Dalam

Rusun Pekerja KEK Tanjung Lesung Dilengkapi Kamar Mandi Dalam

Hunian
Hingga Juni 2022, Waskita Beton Catatkan Nilai Ekuitas Positif Rp 2,5 Triliun

Hingga Juni 2022, Waskita Beton Catatkan Nilai Ekuitas Positif Rp 2,5 Triliun

Berita
KEK Tanjung Lesung Pernah Diterjang Tsunami, Pengelola Diminta Bikin Jalur Evakuasi

KEK Tanjung Lesung Pernah Diterjang Tsunami, Pengelola Diminta Bikin Jalur Evakuasi

Kawasan Terpadu
Sejarah Mar-a-Lago, Rumah Donald Trump yang Digerebek FBI

Sejarah Mar-a-Lago, Rumah Donald Trump yang Digerebek FBI

Hunian
Rusun Pekerja KEK Tanjung Lesung Dikelola Banten West Java dan Pemkab Pandeglang

Rusun Pekerja KEK Tanjung Lesung Dikelola Banten West Java dan Pemkab Pandeglang

Berita
Bila Jembatan Kaca Bromo-Tengger-Semeru Rampung, 3 Atraksi Siap Dinikmati

Bila Jembatan Kaca Bromo-Tengger-Semeru Rampung, 3 Atraksi Siap Dinikmati

Konstruksi
[POPULER PROPERTI] Ini Pilihan Rumah Murah di Tangerang

[POPULER PROPERTI] Ini Pilihan Rumah Murah di Tangerang

Berita
Pakai Dankel, Pembangunan Jalan dan Drainase di Gang Sempit Jadi Mulus

Pakai Dankel, Pembangunan Jalan dan Drainase di Gang Sempit Jadi Mulus

Konstruksi
93 Hari Ditahan, Akhirnya Kapal MV Mathu Bhum Kembali Berlayar

93 Hari Ditahan, Akhirnya Kapal MV Mathu Bhum Kembali Berlayar

Berita
Cleon Park Apartment Masuki Tahap 'Topping Off”, Serah Terima 2023

Cleon Park Apartment Masuki Tahap "Topping Off”, Serah Terima 2023

Apartemen
Berapa Tinggi Tempat Tidur Ideal? Simak Ulasannya

Berapa Tinggi Tempat Tidur Ideal? Simak Ulasannya

Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.