Kompas.com - 28/04/2015, 07:00 WIB
Kompleks apartemen ini didirikan pada 1976 dengan 2.972 unit ruangan yang tersusun 11 baris dari lima lantai blok bata. Diisi oleh keluarga veteran, imigran pedesaan, dan orang-orang jompo, saat ini apartemen tersebut menjadi sangat kumuh. www.designboom.comKompleks apartemen ini didirikan pada 1976 dengan 2.972 unit ruangan yang tersusun 11 baris dari lima lantai blok bata. Diisi oleh keluarga veteran, imigran pedesaan, dan orang-orang jompo, saat ini apartemen tersebut menjadi sangat kumuh.
|
EditorHilda B Alexander

KOMPAS.com - Sudah menjadi rahasia umum bahwa New York, London, dan Hongkong berada di urutan teratas terkait properti termahal. Namun, dengan luas yang tidak seberapa, ternyata Taipei juga laik diposisikan dalam daftar pasar properti termahal. Ibu kota Taiwan ini merupakan tempat bagi rumah-rumah dengan harga selangit!

Data resmi pemerintah menunjukkan rasio untuk harga perumahan dan penghasilan di dalam kota, dengan skor 15.

"Hongkong saat ini adalah sekitar 14,5 atau 14,8," kata Managing Director Jones Lang LaSalle Taiwan, Tony Chao.

Berdasarkan grup penelitian yang menggunakan metodologi mirip dengan pemerintahan pusat, Demographia, London memiliki skor 8,5, New York 6,1, dan Sydney 9,8. Temuan Demographia sendiri menempatkan Hongkong pada skor 17 tahun ini. Sementara Taipei diberi skor 15,2.

Mengapa begitu mahal?

Pasar perumahan Taipei tidak terjangkau karena tingkat pendapatan penduduknya rata-rata stagnan, yaitu tetap di tingkat yang sama untuk lebih dari satu dekade.

"Jika Anda meningkatkan pendapatan (di Taipei) sebanyak tiga kali, maka rasio menjadi 5, yang menjadi sangat sehat," kata Chao.

Faktor lain adalah terbatasnya pasokan lahan di kota, sehingga sulit untuk menemukan ruang untuk proyek-proyek baru, termasuk perumahan. Kota ini juga menawarkan tanah freehold untuk pembeli. Hal ini mengakibatkan, tanah yang diduduki hampir mustahil untuk dibangun kembali.

Dengan luas hanya 270 kilometer persegi, Chao menyebut Taipei adalah kota terkecil di Asia Pasifik. Sebagai perbandingan, Shanghai memiliki luas 6.300 kilometer persegi, Singapura 700 kilometer persegi, dan Bangkok sekitar 1.500 kilometer persegi.

Berbeda dengan Taipei, di kota-kota tersebut tidak terjadi lonjakan harga yang tidak masuk akal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.