Enam Kota Disiapkan Jadi "Smart City"

Kompas.com - 23/04/2015, 14:27 WIB
Petugas mengamati layar-layar di Bandung Command Center di kompleks Balai Kota Bandung, Bandung, Jawa Barat, Jumat (20/3). Bandung Command Center merupakan sistem terpadu pemantau kondisi Kota Bandung untuk pengambilan tindakan yang tepat dan cepat terhadap permasalahan atau pengaturan kota.

KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO Petugas mengamati layar-layar di Bandung Command Center di kompleks Balai Kota Bandung, Bandung, Jawa Barat, Jumat (20/3). Bandung Command Center merupakan sistem terpadu pemantau kondisi Kota Bandung untuk pengambilan tindakan yang tepat dan cepat terhadap permasalahan atau pengaturan kota.
|
EditorHilda B Alexander
BANDUNG, KOMPAS.com - Hingga 2016 mendatang, PT Telekomunikasi Selular berencana mendukung pembangunan enam kota cerdas (smart city) di Indonesia melalui pelayanan teknologi informasi dan komunikasi atau information, communication and technology  (ICT) terintegrasi.

Menyusul Bandung, dan Bogor, adalah Surabaya, Makassar, Banda Aceh, dan Balikpapan. Dua kota pertama sudah mulai berjalan dengan Bandung Command Center, dan Bogor Green Room. Empat lainnya akan menyusul tahun ini dan tahun 2016.

Vice President Technology and System PT Telekomunikasi Seluler Ivan Cahya Permana, mengungkapkan rencana penerapan ICT guna mendukung implementasi konsep kota cerdas kepada Kompas.com, di Bandung, Kamis (23/4/2015). 

"Teknologi ICT yang kami kembangkan untuk mendukung implementasi konsep kota cerdas akan disesuaikan dengan kondisi kultur, psikologi masyarakat, dan dinamika kota yang bersangkutan," tutur Ivan.

Di Banda Aceh, contohnya, kental sebagai kota religius. ICT harus disesuaikan dengan kondisi religiusitas tersebut. Ivan mengatakan, nama sistem ICT terintegrasinya mungkin bisa jadi Banda Aceh Islamic Control Room.

"Semua aspek akan kami pertimbangkan, supaya teknologi ICT tidak berjarak dengan masyarakat setempat, melainkan mampu menjadi booster dan pendukung implementasi konsep kota cerdas," tandas Ivan.

Dalam mendukung pengembagan ICT ini, lanjut Ivan, pihaknya memanfaatkan dana corporate social responsibility (CSR) perusahaan. 

Untuk ICT Bandung Command Center, menurut Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, ndari total dana yang sudah digelontorkan senilai Rp 25 miliar, sebagian besar dari PT Telekomunikasi Indonesia.

Sementara ICT Bogor Green Room, kata Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, menela daa sekitar Rp 5 miliar. Sebagia besar dana juga berasal dari CSR PT Telekomunikasi Indonesia. 

Bagaimana dengan Banda Aceh?

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X