Sutera Agung Siapkan Rp 2,2 Triliun untuk Dua Proyek

Kompas.com - 16/04/2015, 18:00 WIB
Ilustrasi www.shutterstock.comIlustrasi
|
EditorHilda B Alexander

SERPONG, KOMPAS.com - PT Sutera Agung Properti mengalokasikan dana senilai Rp 2,2 triliun untuk membangun dua proyek apartemen sekaligus pada tahun ini.

Kedua proyek tersebut adalah Saumata, dan Saumata Suites di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, dan City Gate 88 di Daan Mogot, Jakarta Barat.

Direktur Marketing PT Sutera Agung Properti, Boy Noviyandi, menjelaskan, nilai investasi sebanyak itu dibagi sesuai dengan proporsi masing-masing proyek yakni Rp 1,2 triliun untuk Saumata Suites, dan Saumata, serta Rp 1 triliun untuk City Gate 88.

"Dana investasi ini berasal dari dana pribadi para pemegang saham perusahaan. Sisa dana lainnya akan ditutupi oleh pinjaman berupa stand by loan dari lembaga investasi Singapura sebesar 2 juta dollar AS-4 juta dollar AS, dan penjualan," terang Boy kepada Kompas.com, Kamis (16/4/2015).

Saumata Suites merupakan apartemen sekuel dari Saumata yang dirancang oleh Aboday Architect untuk menyasar kelas atas dengan harga jual Rp 28 juta per meter persegi. Saumata Suites terdiri atas 132 unit suites dengan tipikal tiga kamar tidur dan 6 unit griya tawang di atas lahan seluas 1 hektar.

Sementara City Gate sebanyak 6 menara di atas lahan seluas 2,1 hektar, diperuntukan bagi pasar kelas menengah bawah. Tipikal unitnya didominasi ukuran studio, dan satu kamar tidur.

"Saumata Suites dilansir hari ini, sementara City Gate 88 sekitar bulan Agustus atau September 2015," imbuh Boy.

PT Sutera Agung Properti sendiri merupakan pengembang pendatang baru yang didirikan secara kolektif oleh empat orang pemegang saham yang terdiri atas beragam latar belakang. Mereka adalah Tri Ramadi, Ferdy Chamsi, Heryanto, dan Kimilia Jajawihardja.

Apartemen Saumata merupakan proyek perdana yang dirilis pada 7 Juni 2014. Tingkat penjualannya diklaim sudah mencapai 80 persen dengan nilai terbukukan Rp 600 miliar. Mereka menargetkan dapat menjual seluruh unit dengan total nilai penjualan Rp 800 miliar.

"Sampai saat ini, harga di pasaran sudah berada pada posisi Rp 27 juta per meter persegi. Sebelumnya hanya Rp 22,5 juta meter persegi. Banyak yang tertarik membeli apartemen ini karena lokasinya strategis, dan satu-satunya apartemen menengah ke atas," tutur Boy.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X