Kompas.com - 22/03/2015, 00:55 WIB
- -
Penulis advertorial
|
Editoradvertorial
Inspiratorial Hari Air

Peringatan Hari Air Sedunia yang jatuh pada 22 Maret 2015 membawa kebaikan bagi warga Desa Bakalrejo, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Mereka mendapatkan bantuan instalasi air sehat layak minum dari Gerakan Air Minum Sehat Indonesia (GAMSI), komunitas yang peduli dengan kualitas air minum di Indonesia.

Bantuan yang diberikan berupa instalasi 1 unit LIFESAVER® C2™. Produk buatan Inggris ini dilengkapi teknologi paten yang dapat menghasilkan air minum sehat berkapasitas filtrasi sebanyak 2 juta liter. Alat bekerja tanpa menggunakan bantuan bahan kimia, tenaga listrik, dan sinar UV. Bakalrejo diharapkan menjadi desa yang mandiri dalam pemenuhan kebutuhan air minum bagi masyarakat. Air minum sehat dapat dihasilkan tanpa ketergantungan energi dan merusak lingkungan. Alhasil, sumber air tetap dapat dilestarikan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

LIFESAVER® C2™ mempunyai prinsip sederhana, yakni “Fill, Pump and Drink” atau “Isi, Pompa, dan Minum”. Air pun dapat bersumber dari mana saja, antara lain sumber air tawar dan di mana saja. Produk telah diuji dan dinyatakan jauh melebihi standard protocol untuk filtrasi microbial dan keadaan darurat oleh London School of Hygiene and Tropical Medicine.

-

Air minum sehat dapat langsung dihasilkan berkat gabungan Patent-Technology Pompa Tangan (Hand-Pump) dan Teknologi Filtrasi Nano-Ultra berukuran 15 nano-mikron. Alat tak hanya dapat menyaring kotoran dan endapan, tetapi juga menghilangkan semua bakteri. Bahkan, menghilangkan virus terkecilberukuran 18 nano-mikron di dalam air yang dikenal juga dengan nama Parvovirus.

Teknologi LIFESAVER® diandalkan banyak lembaga bantuan pemerintah maupun nonpemerintah. Alat dilengkapi teknologi Failsafe™. Dengan demikian, produksi filtrasi air minum yang tidak optimal dapat dicegah.

LIFESAVER® C2™ hadir dalam bentuk tangki kontainer dengan kapasitas tampung air sebanyak 750 liter. Air minum sehat dapat dikeluarkan dengan kecepatan hingga 12 liter per menit, lebih cepat dari air keran pada umumnya. Produk didesain untuk dapat dirakit dalam waktu kurang dari 1 jam. Masyarakat dapat langsung mempunyai air minum sehat pada saat dibutuhkan.

Tubuh manusia sebagian besar mengandung air, yakni 80 persen. Namun, Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menyatakan, hanya 2,5 persen air di Bumi yang layak minum. Lainnya harus melalui proses pengolahan beraneka ragam agar dapat bebas dari bakteri, virus, dan parasit.

Kini, kondisi sumber air pun makin buruk akibat limbah. Masyarakat semakin sulit mendapatkan akses yang cepat pada saat membutuhkan air minum sehat. Pembangunan infrastruktur yang belum merata dan tingkat kepedulian masyarakat yang minim tentang kualitas air minum menjadi kendala bagi peningkatan pemahaman masyarakat tentang air minum sehat.

"Ternyata rasanya sangat enak, melebihi air minum dalam kemasan.  Semoga alat ini bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa," tambah Kepala Desa Bakalrejo Abdullah.

-

GAMSI yang diprakarsai tim Advanced Regenerative System (ARS), selaku distributor eksklusif produk LIFESAVER®, tampil untuk menjawab tantangan masa kini. Komitmen diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial (CSR) untuk membantu pengadaan air minum sehat yang sangat cepat dan praktis. Hal ini akan membantu pencapaian target pasca-Millennium Development Goal (Post-MDG) 2019. Target tidak hanya dalam pengadaan air bersih, tetapi juga memungkinkan pengadaan air minum sehat. Langkah ini bisa menaikkan taraf kesehatan masyarakat dan mengurangi penyakit diare.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.