Kompas.com - 11/03/2015, 22:00 WIB
salah satu spanduk dipajang di sekitar sumber mata air. KOMPAS.com/HENDRIK YANTO HALAWAsalah satu spanduk dipajang di sekitar sumber mata air.
|
EditorHilda B Alexander

Sebelumnya diberitakan, pemerintah diharapkan mampu melakukan upaya pemberdayaan terhadap PDAM yang bermasalah. Hal ini ditujukan untuk menekan perusahaan air minum swasta yang terus memonopoli pasokan air minum ke masyarakat.

Aktivis Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), Islahudin, menjelaskan, dewasa ini PDAM yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) air tak berkutik melawan ekspansi perusahaan air minum swasta. Pasalnya, PDAM masih belum optimal dalam memberikan air minum berkualitas bagi masyarakat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Negara kan harus menyediakan air minum bagi warganya. Tapi kualitas air minum yang diberikan oleh PDAM justru tidak layak untuk dikonsumsi. Sedangkan perusahaan swasta air minum kemasan bisa mengekspansi karena mereka mengambil pasokan langsung dari mata air,” ujar Islahudin.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Indonesia Resources Studies (IRESS) Marwan Batubara menjelaskan, PDAM harus tetap dijalankan meskipun belum bisa mengakomodasi pemenuhan kebutuhan air masyarakat.

“Konstitusi di Indonesia ini kan masih berlaku, jadi bukan karena PDAM tidak mampu memenuhi kebutuhan air jadi tidak dijalankan. Sudah menjadi tugas pemerintah bersama rakyat untuk membuat PDAM berdaya,” tandas Marwan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.