Beli Apartemen Sekarang atau Nanti?

Kompas.com - 05/03/2015, 16:00 WIB
Ilustrasi www.shutterstock.comIlustrasi
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Permasalahan dalam pengelolaan apartemen strata atau rumah susun sederhana hak milik (rusunami), seperti yang terjadi pada kasus Kalibata City menuai berbagai pendapat. 

Ada yang mengatakan, masyarakat harus menunda pembelian karena permasalahan rusunami terus bergulir, dan tak ada kontrol dari pemerintah. Sementara lainnya justru mengatakan pembelian apartemen sebaiknya jangan ditunda, asalkan dilakukan dengan jeli.

Ketua Asosiasi Penghuni Rumah Susun Indonesia (Apersi), Ibnu Tadji, menyarankan konsumen properti menahan diri dalam melakukan pembelian rusunami. Penundaan tersebut dilakukan hingga persoalan laten rusunami bisa diselesaikan.

Pasalnya, permasalahan seperti status kepemilikan unit, pembentukan Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rusun (P3SRS), dan iuran pengelolaan lingkungan (IPL) diperkirakan masih akan terus meningkat selama 2015.

“Saya sarankan agar masyarakat tunda dulu membeli rusunami. Selama ini kan sudah terlihat banyak masalah yang dikeluhkan oleh konsumen. Tahan diri hingga peraturan dan pembentukan satuan tugas pengawas mengenai rusunami ini jelas. Kalau belum juga ada, konsumen akan terus dirugikan,” ujar Ibnu ketika dihubungi Kompas.com di Jakarta, Rabu (05/03/2015).

Terkait dengan masih banyaknya angka kebutuhan rumah (backlog), Ibnu memberikan alternatif yang bisa dipilih oleh masyarakat dengan memanfaatkan rumah susun sederhana sewa (rusunawa).

“Kalau sekarang lebih baik (masyarakat) menggunakan rusunawa. Jadi bila ada masalah bisa langsung keluar. Pemerintah juga harus memperbanyak rusunawa ini terlebih dahulu jika belum membuat satuan tugas pengawasan pengelola rusunami dan peraturan yang menguntungkan penghuni,” tandas Ibnu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jangan Tunda

Sebaliknya, Direktur Eksekutif Pusat Studi Properti Indonesia (PSPI), Panangian Simanungkalit justru menyarankan masyarakat untuk tidak menunda dalam melakukan pembelian rusunami.

Panangian menegaskan, bukan berarti karena timbulnya banyak masalah atau perbenturan antara pemilik dan P3SRS, membuat masyarakat harus menunda membeli unit apartemen. Cara menyiasatinya adalah dengan membeli apartemen yang unitnya sudah terjual lebih dari setengahnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X