Kompas.com - 04/03/2015, 16:22 WIB
Tower House yang dirancang Ben Waechster dezeenTower House yang dirancang Ben Waechster
|
EditorHilda B Alexander

KOMPAS.com - Sebuah hunian vertikal di Portland, Oregon, Amerika Serikat, dibangun di atas lahan yang sebelumnya tak bisa digunakan. Posisi lahan berbatasan dengan jurang. Hunian mustahil ini bernama "Tower House".

Arsitek “Tower House”, Ben Waechter, menyiasati lokasi curam tersebut dengan mengembangkan bangunan yang hanya menghabiskan lahan 50 meter persegi. Selain itu, perancangan bangunan empat lantai tersebut juga menggunakan konsep “pembangunan vertikal” sebagai rumah hemat biaya untuk keluarga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tiga dari empat lantai, masing-masing hanya berisi satu ruangan. Hal ini memastikan interior terkesan lebih luas. Kamar tidur utama ditempatkan pada lantai terendah. Sedangkan dua lantai teratas mengakomodasi ruang tamu serta kombinasi antara dapur dan ruang makan.

"Ruangan pada Tower House sangat luas dan tinggi. Luas ruangan diselesaikan dengan kayu oak putih yang dipernis. Hal ini membuat kamar terlihat sederhana, sunyi, tenang terbuka, serta terasa aman," ujar Waechter.

Gerbang rumah ini dibuat dengan jembatan yang mengarah langsung pada lantai kedua. Hal tersebut dibuat untuk mengimbangi perubahan dua lantai antara dasar bangunan dan jalan raya.

dezeen Gerbang rumah ini dibuat dengan jembatan yang mengarah langsung pada lantai kedua. Hal tersebut dibuat untuk mengimbangi perubahan dua lantai antara dasar bangunan dan jalan raya.

“Sebuah beranda tersembunyi dibangun sebagai ruangan yang langsung mengarah ke balkon besar yang terlindung di sudut Timur Laut bangunan. Di luarnya, sebuah lobi ringkas menyediakan penyangga antara pintu masuk dan ruang makan,” lanjut Waechter.

Ruang utama di lantai atas juga langsung mengarah pada balkon tersembunyi. Sementara kamar tidur di lantai bawah dilengkapi dengan teras.

“Kamar tidur memiliki skala kedekatan yang membuat penghuninya merasa terselip dan tersembunyi. Hal ini benar-benar menjaga privasi penghuni,” tandas Waechter.

Waechter juga menambahkan, dua kamar tidur tambahan disediakan pada lantai pertama. Kedua kamar tersebut juga dilengkapi fasilitas kamar mandi.

Pada luar bangunan, Tower House dilapisi dengan baja bergelombang hitam yang menciptakan garis-garis vertikal. Memunculkan bangunan seakan lebih tinggi. Material melekuk di setiap sudut membuat perataan permukaan tak lagi diperlukan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Dezeen
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.