Pembangunan Infrastruktur Sambut Konferensi Asia Afrika Dilakukan Tanpa Lelang

Kompas.com - 02/03/2015, 18:00 WIB
Museum Konferensi Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat. www.wikimedia.orgMuseum Konferensi Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat.
|
EditorHilda B Alexander
BANDUNG, KOMPAS.com — Pembangunan infrastruktur Kota Bandung yang rencananya akan dimulai pada Senin (9/2/2015) mendatang demi menyambut Konferensi Asia Afrika ke-60 dilakukan tanpa melalui mekanisme lelang.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menjelaskan, pembangunan infrastruktur kota akan langsung menunjuk pelaksana proyek dengan didampingi Lembaga Pemantau Kebijakan Publik (LPKP) serta Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Selain itu, Pemerintah Kota Bandung juga akan berkonsultasi dengan kejaksaan mengenai calon pelaksana proyek.

"Kami akan menunjuk langsung pelaksana proyek pembangunan infrastruktur didampingi LPKP dan BPKP. Kami sudah dapat restu dari Presiden terkait penunjukan langsung ini," ujar pria yang akrab disapa Emil ini, di Balai Kota Bandung, Senin (2/3/2015).

Penunjukan langsung tersebut ditempuh untuk mengejar target. Pembangunan infrastruktur harus selesai saat peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) berlangsung. Pengerjaannya akan direalisasikan mulai Senin mendatang hingga 24 April 2015.

"Waktunya sudah mepet, kita harus mulai perbaikan dari Senin mendatang sampai saat acara KAA berlangsung," tandas Emil.

Untuk peringatan KAA sendiri, Pemerintah Kota Bandung telah menganggarkan Rp 70 miliar, termasuk alokasi untuk perbaikan infrastruktur. Anggaran tersebut berasal dari lima sumber dana.

"Sumber dana berasal dari APBD Kota Bandung, APBD Provinsi Jawa Barat, APBN, APBN acara (Kementerian Luar Negeri), dan dana hibah. Pemkot sendiri menganggarkan Rp 70 miliar," lanjut Emil.

Pembangunan infrastruktur meliputi perbaikan dan penanganan trotoar dari Jalan Tamblong hingga Jalan Cilaki, perbaikan Jalan Cikapundung Timur, Jalan Naripan, Jalan Braga, dan renovasi Masjid Agung Bandung.

Selain itu, ada pula pembangunan dua jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Asia Afrika, pembangunan empat monumen, tiga media center, dua air mancur baru, penanaman pot bunga raksasa, serta pengecatan ulang bangunan kumuh di wilayah Braga.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X