Inilah Prototipe Rumah Prefabrikasi Hemat Energi

Kompas.com - 24/02/2015, 06:00 WIB
Prototipe rumah prefabrikasi ini hemat energi dan ramah lingkungan. dezeenPrototipe rumah prefabrikasi ini hemat energi dan ramah lingkungan.
|
EditorHilda B Alexander

KOMPAS.com – Membangun rumah dengan biaya murah, waktu yang cepat, serta mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan tampaknya menjadi idaman semua orang. Hal inilah yang kemudian menjadikan spesialis bangunan modular, Archiblox meluncurkan sebuah prototipe rumah prefabrikasi yang ramah emisi karbon.

Archi Carbon Positive House, rumah prefabrikasi ramah lingkungan yang diklaim pertama di dunia oleh Archiblox ini memproduksi energi lebih banyak dari yang digunakan. Rumah ini diprediksi menawarkan manfaat terhadap lingkungan sama dengan ditanamnya 6.095 pohon asli Australia.

"Archi Carbon Positive Houses akan memberikan kontribusi yang signifikan kepada masyarakat untuk mengatasi semakin tingginya tingkat emisi karbon dan energi yang terkandung dalam pembangunan rumah standard," ujar Archiblox.

dezeen Rumah ini mempoduksi energi setara yang dihasilkan 6.000 pohon Australia.

Rumah prototipe dengan satu lantai ini telah dibangun di Melbourne City Square, Australia. Archi Carbon Positive House dirancang untuk memanfaatkan tenaga surya melalui serangkaian atap panel surya. Air hujan juga didaur ulang sehingga membantu mengurangi konsumsi air.

"Rumah ini akan memberikan kesempatan untuk membebaskan diri dari jalur hidup modern. Archi Carbon Positive House dikembangkan melalui kolaborasi kepekaan desain dan teknologi baru dengan pemikiran perusahaan," jelas arsitek Archi Carbon Positive House.

Di balik lapisan kaca Archi Carbon Positive House, sebuah ruangan yang terkena sinar matahari membentang lebar. Hal tersebut menciptakan zona penyangga antara eksterior dan ruang hidup.

Bangunan ini dirancang untuk menghadap utara sehingga menciptakan kantong udara hangat yang akan membantu melindungi interior selama musim dingin. Konsep yang dinamai “Paru-paru Rumah” ini juga bertujuan melindungi ruang utama dari sinar matahari yang menyengat pada musim panas.

Di bagian belakang ruangan, salah satu dinding ditutupi oleh pot-pot tanaman sehingga penghuninya dapat menanam bahan herbal dan sayuran. Selain itu, rerumputan juga ditanam menutupi atap bangunan. Hal tersebut menawarkan lapisan insulasi pada rumah prefabrikasi ini.

ArchiBlox juga menentukan penambahan tabung sejuk di dasar tanah untuk membuat aliran silang ventilasi udara. Aliran silang ventilasi ini menarik udara dari lantai di sisi selatan rumah dan memancarkannya melalui jendela yang menghadap utara.

Selain itu, ruang tinggal juga telah dipadukan selaras mungkin. Ruang bersantai, ruang makan, dan dapur digabungkan dalam satu sisi ruangan. Sementara dinding lemari digunakan sebagai penyekat kamar tidur dengan kamar mandi yang berdekatan.

“Penyusunan ruangan dan pemaksimalan penggunaan yang cermat memungkinan ruangan terasa lapang dan mengalir,” lanjut Archiblox.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Dezeen
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X