Rumah Hemat Energi Ini Terbuat dari Bahan Bekas

Kompas.com - 20/02/2015, 12:00 WIB
Rumah ini dibangun menggunakan bahan-bahan bekas dan daur ulang. Rona berkarat alami dan struktur modern rumah menciptakan patina atau korosi yang menambah daya tarik tersendiri. Tucker EnglishRumah ini dibangun menggunakan bahan-bahan bekas dan daur ulang. Rona berkarat alami dan struktur modern rumah menciptakan patina atau korosi yang menambah daya tarik tersendiri.
|
EditorHilda B Alexander

KOMPAS.com - Perusahaan desain Dwell Development, baru-baru ini menyelesaikan pembangunan rumah "Reclaimed Modern" di Seattle, Washington.

Rumah ini diklaim ramah lingkungan karena mengombinasikan antara desain modern dan kebutuhan pragmatis pembangunan di masa depan.

Dwell Development membangun rumah yang penggunaan energinya rendah. Rumah Reclaimed Modern ini mewujudkan pola pikir baru, yaitu rumah yang menggunakan bahan bangunan bekas dan teknologi hemat energi.

"Kami menggunakan pendekatan holistik. Kami memasukkan bahan-bahan lokal, kemudian mendaur ulang semuanya," kata sang pemilik, Anthony Maschmedt.

Dengan material yang berasal dari lingkungan sekitarnya, rumah ini dipercaya merupakan bangunan konservasi hijau.

Jalan setapak yang mengarah ke rumah tersebut terbuat dari beton yang diambil dari sisa pembangunan trotoar. Eksterior rumahnya dibangun dengan menggunakan kayu bekas. Sementara logam yang bergelombang didapatkan dari pembongkaran gudang di Willamette Valley.

Belajar dari filosofi Dwell Development, sejatinya, tidak ada bahan yang terbuang. Kayu dari gudang dijadikan panel di bawah atap, sedangkan logamnya digunakan sebagai pagar.

"Kami selalu menggunakan banyak bahan dengan konten daur ulang yang tinggi. Langkah berikutnya, kami ingin mengambil dan menggunakan kembali bahan-bahan dari bangunan tua yang akan dibongkar," Abbey Maschmedt, Koordinator Proyek Desain Dwell Development.

Rona berkarat alami dan struktur modern rumah tersebut menciptakan patina atau korosi yang menambah daya tarik tersendiri di tengah-tengah lingkungan perkotaan.

Eksterior rumah dilapisi dengan Enviro-Dri, yaitu penghalang cuaca resistif. Enviro-Dri ini melindungi bagian luar bangunan dari gangguan kelembaban, serta melindungi rumah dari kerasnya iklim Pasifik barat laut. Betonnya mampu menyimpan air hujan dan membantu pengisian air tanah.

Sementara itu, karena matahari adalah sumber energi yang berharga, Tim Maschmedt memasang panel surya untuk memfasilitasi penggunaan energi matahari. Panel surya mengonversi energi matahari menjadi energi listrik, sehingga mengimbangi penggunaan energi pemilik rumah dan mengurangi emisi karbon.

Ada pun jendela dengan tiga panel, mampu menjaga panas di dalam sementara Heat Recovery Ventilator menyediakan udara segar yang konstan. Teknologi berkelanjutan untuk penggunaan energi yang rendah menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi para penghuninya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X