Mal Terbesar Se-Jawa Bagian Tengah Beroperasi Mei 2015 - Kompas.com

Mal Terbesar Se-Jawa Bagian Tengah Beroperasi Mei 2015

Kompas.com - 01/02/2015, 12:59 WIB
shutterstock Ilustrasi.
YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Hartono Mall Yogyakarta di Yogyakarta akan beroperasi dan dibuka untuk publik pada awal Mei 2015. Kepastian tersebut disampaikan General Manager Hartono Mall Yogyakarta, Samuel Khristianto, kepada Kompas.com, Minggu (1/2/2015).

"Kami akan buka awal Mei tahun ini dengan beberapa peritel yang sudah berkomitmen untuk buka, antara lain peritel besar (major anchor) dan beberapa peritel lainnya (mini anchor)," tutur Samuel.

Dia menjelaskan, pekerjaan fisik bangunan dan desain sudah mencapai 100 persen, sementara pekerjaan mekanikal dan elektrikal 80 persen, dan pekerjaan interior lima hingga sepuluh persen.

"Saat ini kami sedang menggenjot pekerjaan interior dan detail dekorasi agar sesuai dengan konsep mal. Sehingga seluruhnya siap seratus persen pada saat pembukaan (soft opening) nanti, sebelum Lebaran 2015," tambah Samuel.

Samuel menambahkan, dari sisi peritel dan merek-merek yang akan hadir pun berbeda dari pusat- pusat belanja yang sudah ada dan terbilang baru. Dia mencontohkan, terdapat Parkson Department Store, bioskop Blitz dengan tujuh teater berikut kelas velvet, kelas satin, dan kelas 4DX, House of Wok, dan Tou Les Jours.

Sedangkan merek-merek lainnya adalah Starbucks Coffee, Coffee Bean and Tea Leaf Coffee, Baskin Robins, Sushi Tei, My Kopi O, Aldo, Frank & Co, Kidz Station, Funworld, Payless, dan lain-lain. Dengan demikian, dari total nett leasable area (NLA) yang tersedia, 80 persen di antaranya sudah tersewa dengan rentang harga sewa Rp 250.000 hingga Rp 300.000 per meter persegi.

"Untuk mengejar okupansi seratus persen, kami tengah menggenjot proses letter of offer bersama Mitra Adi Perkasa Group untuk merek-merek semacam Berskha, Stradivarius, dan Marks & Spencer. Kami berharap merek street wear untuk anak muda bakal hadir di Hartono Mall Yogyakarta," tandas Samuel.

Hartono Mall Yogyakarta yang berlokasi di kawasan Ring Road Utara ini dikembangkan PT Delta Merlin Dunia Properti (DMDP) di atas lahan seluas 6,2 hektar. Dimensi luasan sewanya nett leasable area (NLA) mencapai 80.000 meter persegi dari total gross floor area (GFA) 220.000 meter persegi.

Dengan demikian, luas Hartono Mall Yogyakarta mengalahkan mal-mal lainnya yang ada di Yogyakarta dan Jawa Tengah, seperti Paragon City Semarang (120.000 meter persegi), Plaza Ambarrukmo (120.000 meter persegi), dan Solo Paragon Mall (60.000 meter persegi).

Selain mal, DMDP melengkapinya dengan hotel berklasifikasi bintang lima sebanyak 413 kamar. Sebagai pengelola, DMDP menggandeng rantai operator internasional, yakni JW Marriott. Merek ini diyakini dapat meraup tamu-tamu ekspatriat dan wisatawan mancanegara serta kelas menengah atas di Yogyakarta.


EditorHilda B Alexander

Close Ads X