KONSULTASI INVESTASISteven Eric Lazuardi
Sekilas tentang Steven The Steven Eric Lazuardi adalah konsultan Hokiplus. Lahir di Jambi, 2 Januari 1975, Steven mendalami ilmu china kuno dari nenek dan orangtuanya.Ia beberapa kali tampil di televisi swasta.

Anda Pemilik Shio Kambing yang Dihormati atau Justru Pembuat Onar?

Kompas.com - 26/01/2015, 10:51 WIB
Kambing akan berkelahi memakai tanduknya di kepala. Hal itu juga akan menyulitkan pemimpin Indonesia dalam mengambil sikap. Bahkan, terkadang malah terlihat melakukan kebodohan yang akhirnya ditertawakan publik. www.shutterstock.comKambing akan berkelahi memakai tanduknya di kepala. Hal itu juga akan menyulitkan pemimpin Indonesia dalam mengambil sikap. Bahkan, terkadang malah terlihat melakukan kebodohan yang akhirnya ditertawakan publik.
EditorLatief

Oleh Steven Eric Lazuardi

KOMPAS.com — Tak terasa waktu cepat berlalu. Tahun kuda akan segera berakhir, berganti dengan tahun Kambing.

Berdasarkan kalender Hsia, Imlek tahun kambing kayu 2015 akan jatuh pada 19 Februari 2015. Bulan awal dalam kalender Imlek disebut "Cia Gwee". Menjelang awal memasuki Imlek itulah umumnya etnis Tionghoa melakukan upacara sembahyang. Upacara itu telah dipercaya dan dilaksanakan secara turun-temurun selama 5.000 tahun di negeri Tiongkok agar diberikan kesehatan optimal, keharmonisan dalam keluarga, serta rezeki berlimpah.

Lazimnya, upacara sembahyang kepada Dewa Thay Sui itu dilaksanakan di kelenteng-kelenteng tua yang telah mempunyai peninggalan sejarah ratusan tahun. Thay Sui adalah dewa atau sekelompok dewa yang terdiri dari 60 dewa penguasa peredaran waktu.

Dewa Thay Sui sangat disegani sekaligus dihormati. Pemujaan terhadap Dewa Thay Sui tercatat mulai zaman Dinasti Yuan (1280-1368), yaitu pada saat sembahyang besar diadakan oleh para menteri dan cendekiawan yang tergabung dalam Akademi Penelitian Sejarah Kerajaan. Dari sekelompok Dewa Thay Sui yang ada itu, maka upacara sembahyang kepada Dewa Rezeki (Chai Sen) merupakan prioritas utama yang dipercaya memberikan rezeki berlimpah kepada umat manusia. Dewa Chai Sen mendapatkan tugas dari Tuhan untuk memberikan rezeki kepada umat manusia yang banyak melakukan amal ibadah dan tulus menolong sesama umat manusia.

Lalu, petunjuk apa yang dapat terlihat dalam alam semesta ini ketika rezeki berlimpah akan diturunkan ke bumi untuk umat manusia?

Ya, inilah kepercayaan yang telah mengakar sejak 5.000 tahun lalu bahwa hujan akan selalu turun menjelang Imlek. Tingginya intensitas hujan memberikan tanda bahwa tahun tersebut akan memberikan banyak berkah kepada umat manusia.

Namun, hujan deras terus-menerus juga mengakibatkan banjir. Inilah fenomena yang terjadi di dunia, dan salah satunya terjadi di negeri tercinta Indonesia.

Infrastruktur di Indonesia, terutama di ibu kota Jakarta mesti dibenahi agar problem banjir bisa teratasi. Sejumlah tata letak properti di Indonesia juga harus dibenahi, dan pembangunan infrastruktur dalam suatu lokasi menimbulkan efek positif dalam investasi properti.

Shio kambing 2015

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X