Kementerian ATR Tandatangani Kerjasama Sertifikasi Perencana dengan IAP

Kompas.com - 16/01/2015, 08:07 WIB
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala badan Pertanahan Nasional (BPN) menandatangani kerjasama sertifikasi profesi perencana dan kegiatan perencanaan di wilayah kementeriannya dengan Ikatan Ahli Perencana Indonesia (IAP). Tampak dalam gambar Menteria ATR/Kepala BPN Ferry Mursyidan Baldan dan Ketua Umum IAP, Bernardus Djonoputro, usai penandatanganan nota kesepahaman, di Jakarta, Kamis (15/1/2015). IAPKementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala badan Pertanahan Nasional (BPN) menandatangani kerjasama sertifikasi profesi perencana dan kegiatan perencanaan di wilayah kementeriannya dengan Ikatan Ahli Perencana Indonesia (IAP). Tampak dalam gambar Menteria ATR/Kepala BPN Ferry Mursyidan Baldan dan Ketua Umum IAP, Bernardus Djonoputro, usai penandatanganan nota kesepahaman, di Jakarta, Kamis (15/1/2015).
|
EditorHilda B Alexander
JAKARTA, KOMPAS.com - Kerjasama antara Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) dengan Ikatan Ahli Perencana Indonesia (IAP) dalam sertifikasi perencana kegiatan perencanaan resmi dilakukan melalui penandatanganan nota kesepahaman di Jakarta, pada Kamis (15/1/2015).

Kerjasama Kementerian ATR dan IAP ini sebagai langkah awal peningkatan kompetensi, kualitas produk perencanaan sekaligus pembinaan profesi perencana di Indonesia.

"Kerjasama dibuat untuk memperkuat lini depan perencanaan tata ruang nasional," ujar Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Ferry Mursyidan Baldan.

Menurut Ketua Umum Ikatan Ahli Perencana Indonesia (IAP), Bernardus Djonoputro, proses sertifikasi ini akan menjamin kualitas kompetensi profesi perencana di Indonesia. Ke depan para perencana Indonesia akan semakin kompetitif dalam menghadapi pasar Masyarakat Ekonomi ASEAN.
 
IAP melalui Badan Sertifikasinya akan mempersiapkan Lembaga Serfifikasi Profesi di bawah Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dengan konvensi keahlian perencaan kota dan tata ruang.

Selain itu, juga akan dibuat patokan dasar kualitas kenyamanan hidup perkotaan melalui program IAP Most Livable City Index, yaitu indeks persepsi masyarakat tentang pelaksanaan perencanaan dalam menciptakan kota yang lebih nyaman.

Pentingnya sertifikasi ini, lanjut dia, karena tantangan pembangunan ke depan diarahkan pada penyelarasan ketersedian lahan dengan target pembangunan. Ada lebih dari 5.000 Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan peraturan zonasi di semua kota dan kabupaten yang harus diselesaikan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X