Persaingan Rumah Sakit Makin Ketat, dari Bandung hingga NTT...

Kompas.com - 22/12/2014, 11:37 WIB
Penulis Latief
|
EditorLatief

Selain Lippo Karawaci, pengembang yang ikut mencicipi bisnis rumah sakit ini adalah PT Intiland Development Tbk. Menurut CEO PT Surabaya Jasa Medika, Rudy Surjanto, menjelaskan bahwa paradigma masyarakat mengenai rumah sakit telah berubah. Rumah sakit bukan lagi untuk sekadar memenuhi kebutuhan kesehatan, melainkan juga pemenuhan kebutuhan kebugaran, kecantikan, sekaligus gaya hidup.

"Oleh karena itu, rumah sakit yang dibangun pun harus memenuhi semua unsur itu. Ada ruang bedah, ada ruang rawat inap, ada juga ruang komersial seperti klinik kecantikan, kafe, dan resto," ujar Rudy kepada Kompas.com, Rabu (5/11/2014) lalu.

Wakil Presiden Direktur dan COO PT Intiland Development Tbk, Sinarto Dharmawan menambahkan, orang yang masuk ke rumah sakit ingin sembuh dan terlihat cantik serta bugar setelah memeriksakan kesehatannya.

"National Hospital Surabaya merupakan rumah sakit bertaraf internasional yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan rumah sakit modern bagi masyarakat Surabaya, khususnya yang tinggal di kawasan Surabaya Barat," kata Sinarto.

Dibangun di lahan seluas 8.530 meter persegi dengan bangunan utama 10 lantai, termasuk dua lantai basement serta Annex Building setinggi 5 lantai, rumah sakit ini memiliki total luas bangunan sekurang-kurangnya mencapai 32.000 meter persegi. Dari sisi desain bangunan, National Hospital mengedepankan konsep bangunan hijau yang ramah lingkungan dan hemat energi.

Intiland mengalokasikan dana senilai Rp 450 miliar untuk membangun National Hospital. Selama tahun pertama operasionalnya mereka membukukan pendapatan Rp 100 miliar. Tahun ini mereka menargetkan sekitar Rp 200 miliar.

Sementara itu, Ciputra Group melalui PT Ciputra Mitra Medika, saat ini juga tengah membangun rumah sakit ketiganya di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, yakni Ciputra Mitra Hospital. Head of Marketing Department Head Citra Land Banjarmasin, Rudy Andreas, mengatakan Ciputra Mitra Hospital merupakan salah satu fasilitas utama di dalam kawasan perumahan Citra Land Banjarmasin. Pembangunan rumah sakit itu sendiri menelan investasi Rp 250 miliar yang mencakup 205 tempat tidur (bed).

Rudy menuturkan, fasilitas kesehatan ini merupakan rumah sakit tipe B atau kategori rumah sakit swasta paling tinggi dengan persyaratan cukup ketat. Dibangun di atas lahan 1,5 hektar, bangunan rumah sakit tersebut terdiri dari dua tower yang akan dibangun secara bertahap seiring kebutuhan masyarakat.

Tahap pertama akan dibangun satu tower terdiri dari lower ground dan enam lantai. Adapun menara kedua dirancang untuk kantor pelayanan dengan total luas bangunan 15.880 meter persegi.

Ciputra Mitra Hospital disiapkan sebagai gedung ramah lingkungan dan hemat energi. Rencananya, Ciputra Mitra Hospital dibuka untuk umum pada Oktober 2015.

"Di dalam rumah sakit ada 35 ruang poliklinik untuk pasien rawat jalan, Unit Gawat Darurat dengan total kapasitas 12 tempat tidur, tiga kamar bedah, ruang medical check up, ruang radiologi yang lengkap, fisioterapi, Intensive Care baik untuk dewasa, anak, maupun bayi, juga dokter spesialis yang dibutuhkan," kata Rudy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.