"Puri Indah Bakal Menyamai Simatupang"

Kompas.com - 15/12/2014, 07:00 WIB
Ciputra International, Puri Indah, Jakarta Barat. ciputrapropertyCiputra International, Puri Indah, Jakarta Barat.
|
EditorHilda B Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Kawasan Puri Indah, Jakarta Barat, diprediksi bakal menyamai reputasi koridor TB Simatupang, Jakarta Selatan. Rintisan itu sejatinya telah dimulai sejak lima tahun lalu, saat para pengembang besar mulai merealisasikan rencana proyek skala superblok.

PT Lippo Karawaci Tbk mengawalinya dengan St Moritz Penthouse and Residences. Di atas area seluas 15 hektar, mereka membesut sebelas jenis properti. Satu di antaranya yang sedang digarap adalah gedung perkantoran yang terintegrasi dengan JW Marriott Hotel.

Perkantoran setinggi 11 lantai akan dibangun di atas hotel, dimulai dari lantai 8. Perkantoran ini merupakan strata sepenuhnya dengan harga sekitar Rp 28 juta per meter persegi.

Sementara PT Antilope Madju Puri Indah, anak usaha Pondok Indah Group, kembali menggarap cadangan lahannya dengan membangun Puri Indah CBD dengan proyek perkantoran perdana Puri Indah Financial Tower.

Kemudian PT Ciputra Property Tbk yang mulai memasarkan Ciputra International seluas 7,5 hektar. Megaproyek ini juga meliputi properti perkantoran. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya mencapai enam gedung dari rencana total sepuluh bangunan tinggi yang akan dibangun. Empat gedung lainnya adalah 3 untuk apartemen dan 1 hotel bintang lima.

Sesuai dengan rencana peruntukan tata kota, kawasan Puri Indah pun kemudian berkembang menjadi pusat pertumbuhan bisnis baru atau Central Business District (CBD) alternatif di wilayah Jakarta Barat.

Menurut Direktur PT Ciputra Property Tbk, Artadinata Djangkar, kawasan Puri Indah bakal terus bertumbuh menjadi pusat pertumbuhan bisnis baru. Saat koridor TB Simatupang telah padat, orientasi pembangunan bergeser ke Puri Indah.

"Puri Indah menjadi vital karena lokasinya strategis untuk pengembangan bisnis. Tersambungnya jalur Jakarta Outer Ring Road (JORR) W1-W2 yang tersentralisasi di persimpangan Puri Indah, semakin mendongkrak minat investor dan pasar pada koridor ini," jelas Artadinata kepada Kompas.com, dalam keterangan tertulis yang dikirim melalui surel Selasa (2/12/2014).

Kemudahan aksesibilitas menuju seluruh wilayah Jakarta melalui tol, dan kedekatannya dengan  Bandara Internasional Soekarno Hatta dan pelabuhan laut Tanjung Priok, memberi nilai lebih. Sehingga, membuka peluang koridor Lingkar Luar Barat berkembang pesat layaknya koridor TB Simatupang di Jakarta Selatan.

"Faktor itulah yang memotivasi kami mengembangkan enam gedung perkantoran di Ciputra International. Selain, tentu saja, harga lahan dan perkantoran di kawasan Sudirman CBD, Kuningan CBD, dan Thamrin CBD sudah demikian tinggi," papar Artadinata.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X