Kompas.com - 03/12/2014, 07:53 WIB
Ilustrasi. www.shutterstock.comIlustrasi.
|
EditorHilda B Alexander
JAKARTA, KOMPAS.com - Meski tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Jakarta berkutat di angka 60 persen hingga 70 persen, namun tak menyurutkan para pengembang untuk membangun fasilitas akomodasi baru.

Bahkan, menurut STR Global, TPK hotel berbintang di ibukota per Oktober 2014 hanya mencapai rerata 63,3 persen. Turun 10 persen dari kuartal yang sama tahun sebelumnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski begitu, toh hotel-hotel baru tetap saja bermunculan. Dalam catatan Cushman and Wakefield Indonesia, sampai tahun 2018, terdapat 36.000 kamar hotel baru berbagai kelas. Termasuk di dalamnya hotel-hotel luks alias supermewah.

Direktur PT Ciputra Property Tbk., Artadinata Djangkar, mengatakan, bisnis hotel berbintang, terlebih bintang lima ke atas memang sudah "terbiasa" dengan TPK sekitar 60 persen.

"Tapi sebaliknya, harga sewa kamarnya justru naik sekitar 50 persen dalam dua tahun terakhir," ujar Artadinata kepada Kompas.com, Selasa (2/12/2014).

Hal tersebut merupakan fenomena menarik sekaligus menjadi pemantik para pengembang berlomba mendatangkan merek-merek hotel tenar. Setelah Grand Hyatt, Mandarin Oriental, Kempinski, Luxury Collection, JW Marriott, dan The Ritz Carlton, kini muncul top brand  lainnya.

Jakarta pun kemudian menjadi incaran ekspansi bisnis St Regis Hotels and Residences, Raffles Hotels and Residences, W Hotels, dan Rosewood Hotels, sekadar menyebut nama. Dalam catatan Kompas.com, ada sembilan merek hotel supermewah baru yang akan "mengepung" Jakarta hingga 2018 mendatang.

Merek supermewah terbaru yang memastikan kehadirannya di Jakarta adalah Waldorf Astoria dan Sofitel So. Nama pertama yang merupakan level tertinggi dari Hilton Worldwide Group, sukses didatangkan PT Putragaya Wahana menjadi operator untuk hotel mereka di Thamrin Nine Complex, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Sedangkan Sofitel So, merek premium dari Sofitel Luxury Hotel sebagai tentakel bisnis Accor Group, digandeng Farpoint untuk menjadi operator hotel di kompleks The Hundred, kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

Marketing & Promotion Manager Putragaya Wahana, Grace Tjugiarto, memastikan Waldorf Astoria merupakan hotel dengan level tertinggi yang akan beroperasi di kawasan Thamrin.

"Kami merencanakan pembukaan hotel pada tahun 2018 mendatang. Jumlah kamarnya terbatas, kurang dari 200 unit. Betul-betul eksklusif dengan tarif mulai 400 dollar AS per malam," jelas Grace.

Sedangkan Raffles Hotel, kata Artadinata, ditujukan untuk para pemuncak eksekutif mancanegara mematork tarif sekitar 300 dollar AS per malam. Raffles Hotel dibuka untuk publik pada Februari 2015. Saat ini ballroom-nya sudah bisa digunakan dengan kapasitas 2.500 orang.

Berikut sembilan hotel mewah baru yang akan hadir di Jakarta hingga 2018 mendatang:

Fairmont Jakarta

Berlokasi di Senayan Square, Jakarta Selatan, tak jauh dari CBD Sudirman. Fairmont Jakarta menawarkan 371 kamar khusus dan 117 suites. Hotel yang dikelola jaringan Canadian Pacific Hotels ini dilengkapi dengan fasilitas yang dibutuhkan masyarakat perkotaan. Termasuk di antaranya ruang serbaguna seluas 3.500 meter persegi, dan ballroom seluas 1.200 meter persegi.

Fairmont Jakarta akan menggenapi portofolio baru lainnya seperti the Fairmont Miramar Hotel Santa Monica, dan The Fairmont San Francisco, Fairmont Property. Ketiganya merupakan bagian dari 60 properti yang dikelola Canadian Pacific Hotels di seluruh dunia.

St. Regis Hotel

Setelah sempat hengkang dari pengembangan multifungsi The Icon di koridor Sudirman, Jakarta, St. Regis Hotel & Residences kembali hadir. Namun, kali ini di koridor Gatot Subroto. Hotel yang sudah hadir di Bali ini meliputi 125 kamar tamu, dan 26 suites. Selain hotel, terdapat juga ritel kelas butik, dan restoran dengan desain arsitektural yang menawan. St Regis Hotel & Residence akan beroperasi pada Januari 2016.

Westin Hotel

Kalangan elit Jakarta bisa menikmati mewahnya hotel ini pada momen Tahun Baru 2015 mendatang. Westin berada dalam sebuah bangunan setinggi 63 lantai dengan panorama Jakarta Skyline. Terdapat 250 kamar dan suites yang dilengkapi dengan Westin Heavenly Bed® yang nyaman.

W Hotel

Berada di area pengembangan utama di koridor Satrio International Shopping Belt, Ciputra World 2 Jakarta seluas 3,1 hektar. The W Hotel ditargetkan beroperasi pada 1 januari 2016. Hotel mewah ini memiliki 300 kamar dan menawarkan gaya hidup kontemporer melalui desain terbaru, kehidupan malam, hiburan dan aktifitas mutakhir yang menjadi acuan kalangan urban metropolitan.

Raffles Hotel & Residences

Menempati lokasi di Ciputra World 1 Jakarta yang merupakan bagian dari kawasan Satrio International Shopping Belt. Raffles Jakarta akan berisi 174 kamar dengan desain interior elegan khas Raffles Hotels & Resorts di seluruh dunia. Ukuran kamar minimum mencapai 60 meter persegi dan terluas 240 meter persegi untuk tipe Raffles Suite.

Raffles Hotels & Resort telah hadir di dunia perhotelan selama 125 tahun. Pelanggannya kalangan elit, jetset dan selebriti dunia. Arsitektural khasnya bergaya kolonial, kalem, dan hangat. Mereka sudah mengelola properti di kota-kota utama dunia. Selain Jakarta, properti terbarunya berada di Hainan (China) dan Istanbul (Turki).

Rosewood Jakarta

Hadir di Jakarta pada 2017 mendatang. Rosewood tercatat pernah mengelola sebuah hotel mewah lainnya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kendati berada di wilayah administratif yang sama, namun kali ini hotel mewah tersebut mengelola properti yang berada di koridor Satrio International Shopping Belt yakni Ciputra World 3 Jakarta. Rosewood Hotel berisi 200 kamar mewah dengan fasilitas "wah". Selain hotel, mereka juga mengelola 160 unit apartemen privat.

The Langham

Brand ini secara resmi telah memberikan konfirmasi untuk mengoperasikan properti milik Grup Agung Sedayu, District 8 di Sudirman CBD, Jakarta.

Selain ketujuh hotel tersebut, Jakarta telah lebih dulu dimasuki brand-brand ultra mewah lainnya yakni The Luxury Collection Hotel (Starwood Group), JW Marriott, Ritz Carlton, Kempinski Hotel & Residences, Four Seasons Hotel & Residences, Grand Hyatt Hotel, Mandarin Oriental Hotel, Le Meridien Hotel, dan Intercontinental Hotel.

Waldorf Astoria

Merek ini merupakan level tertinggi dari Hilton Worldwide Group. Di Jakarta, hadir dalam kompleks pengembangan Thamrin Nine seluas 3,5 hektar. Jumlah kamar sekitar 181 unit dengan ballroom seluas 2.000 meter persegi. Waldorf Astoria Jakarta merupakan properti kedua yang akan dibuka setelah Waldorf Astoria Bali.

Hotel supermewah yang dirancang menempati gedung setinggi 74 lantai tersebut dijajadwalkan buka untuk umum pada 2018 mendatang.

Sofitel So

Sofitel Luxury Hotels yang merupakan bagian dari Accor Group, akan mengelola hotel The Hundred dengan merek Sofitel So. Rencananya, hotel dengan 212 kamar ini dilengkapi dengan grand ballroom dan sky pool. Sofitel So Jakarta dijadwalkan beroperasi pada 2018 mendatang.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.