Belajar dari Tewasnya Siswa SD yang Tersengat Listrik di STC

Kompas.com - 15/11/2014, 08:00 WIB
Bangku yang diduduki Amanda Dewi Nugroho (7/11/2014) di Senayan Trade Centre (STC), Jakarta Pusat, Selasa (11/11/2014). Bocah itu tewas akibat tersengat listrik yang mengaliri papan reklame di pembatas lantai. KOMPAS.COM/UNO KARTIKABangku yang diduduki Amanda Dewi Nugroho (7/11/2014) di Senayan Trade Centre (STC), Jakarta Pusat, Selasa (11/11/2014). Bocah itu tewas akibat tersengat listrik yang mengaliri papan reklame di pembatas lantai.
Penulis Latief
|
EditorLatief

Terjadi bila manusia memegang langsung kawat atau kabel fasa bertegangan. Pengamanan terhadap risiko kontak langsung dapat berupa isolasi kabel fasa tegangan, boks panel, dan lain-lain.

Tetapi, bagaimana pun juga sangatlah direkomendasikan adanya pengaman tambahan. Dengan kata lain, menurut Cin Cin, menggunakan Gawai Proteksi Arus Sisa (GPAS) untuk mencegah berbagai risiko masuknya listrik ke dalam tubuh manusia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk itu, Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL) 2.000 pada bagian 3.15.1.2 mengenai pemilihan GPAS kini sudah mengharuskan pemasangan Earth Leakage Circuit Breaker (ELCB) dengan sensitifitas 30 mA jika pengaman manusia dibutuhkan. Di sini ELCB akan otomatis memutuskan arus listrik apabila arus bocor yang terdeteksi melebihi ambang batas 30 mA.

- Pengaman untuk kontak tak langsung

Ini terjadi apabila manusia memegang bagian logam yang bertegangan akibat gagal isolasi. Besarnya arus bocor tergantung pada resistansi bocor dan penyambungan netral. Arus bocor akan kembali ke sumber lewat konduktor pengaman atau lewat bumi.

Oleh karena itu, pemasangan ELCB dengan sensitifitas 30 mA sangat direkomendasikan sebagai pengaman kontak tak langsung. Selain dalam PUIL, pemasangan ELCB di rumah maupun industri juga sudah diwajibkan oleh Peraturan Menteri (Permen) ESDM No 20 Tahun 2012.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.