Kompas.com - 21/10/2014, 19:10 WIB
Pertumbuhan bisnis pergudangan di Banjarmasin ditandai dengan meningkatnya permintaan yang berasal dari perusahaan-perusahaan yang di sektor jasa pengiriman, alat berat, suku cadang, manufaktur, consummer goods, dan logistik. Hilda B A/KOMPAS.comPertumbuhan bisnis pergudangan di Banjarmasin ditandai dengan meningkatnya permintaan yang berasal dari perusahaan-perusahaan yang di sektor jasa pengiriman, alat berat, suku cadang, manufaktur, consummer goods, dan logistik.
|
EditorLatief
BANJARMASIN, KOMPAS.com - Perluasan pelabuhan Trisakti yang dikembangkan PT Pelindo III Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menstimulasi tumbuhnya bisnis pergudangan. Selain itu, orientasi pengembangan pelabuhan hingga mencapai wilayah Mantuil, Banjarmasin Selatan, juga diyakini mampu meningkatkan perekonomian.

"Karena aktivitas arus kapal, dan barang, akan semakin gencar dilakukan," kata Project Manager Ciputra BizPark Commercial Estate Banjarmasin, Andrianto Prayogo, kepada Kompas.com, Selasa (21/10/2014).

Andrianto memaparkan, pertumbuhan bisnis pergudangan ditandai dengan meningkatnya permintaan yang berasal dari perusahaan-perusahaan yang di sektor jasa pengiriman, alat berat, suku cadang, manufaktur, consummer goods, dan logistik. Tak heran, unit-unit pergudangan Ciputra BizPark Commercial Estate Banjarmasin saat ini telah terserap 68 persen atau Rp 50 miliar dari total target Rp 100 miliar atas 9 hektar lahan yang sudah dikembangkan pada tahap pertama.

Dia menambahkan, angka penjualan sebesar itu berasal dari 26 unit ruko yang dibanderol seharga Rp 800 juta, dan 49 unit gudang seharga Rp 1,8 miliar. Meningkatnya permintaan, lanjut dia, mendorong pertumbuhan harga akibat pasokan pergudangan modern terintegrasi seperti Ciputra BizPark Commercial, sangat terbatas.

Saat ini, harga jual dibanderol senilai Rp 2,5 miliar untuk unit-unit gudang, ruko seharga Rp 900 juta hingga Rp 1 miliar, dan kavling siap bangun senilai Rp 2 miliar dari sebelumnya 1,6 miliar untuk ukuran 1.008 meter persegi. Ciputra Group sendiri bakal mengembangkan Ciputra BizPark Commercial Estate tahap II seluas 16 hektar pada awal 2015 mendatang.

"Harga jual pergudangan tahap dua akan jauh lebih tinggi ketimbang tahap satu," ujarnya.

Menurut dia, hal tersebut sangat mungkin, mengingat stimulus berupa pembangunan infrastruktur jalan lingkar selatan Banjarmasin, dan Jl Gubernur Soebarjo dengan ROW (right of way) 50 meter dapat rampung dibangun pada tahun yang sama.

"Kami prediksi, ketika konstruksi infrastruktur jalan dan infrastruktur lainnya kelar, pertumbuhan bisnis pergudangan akan mencapai 20 persen hingga 30 persen per tahun," kata Andrianto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.