Kompas.com - 16/10/2014, 17:02 WIB
Sebanyak 17.000 orang mengunjungi gerai perabot rumah tangga di kawasan Alam Sutera, Tangerang, tersebut. Jumlah sebanyak itu terbagi dalam dua area, yakni toko IKEA sebanyak 11.000 orang, dan restoran IKEA mencapai 6.000 pengunjung. Hilda B A/KOMPAS.comSebanyak 17.000 orang mengunjungi gerai perabot rumah tangga di kawasan Alam Sutera, Tangerang, tersebut. Jumlah sebanyak itu terbagi dalam dua area, yakni toko IKEA sebanyak 11.000 orang, dan restoran IKEA mencapai 6.000 pengunjung.
|
EditorLatief
SERPONG, KOMPAS.com - Masyarakat dari berbagai daerah di kawasan Jadebotabek menyambut antusias pembukaan gerai furnitur IKEA. Hal itu terbukti dari membeludaknya jumlah kunjungan saat operasional hari pertama, Rabu (15/10/2014).

Sebanyak 17.000 orang mengunjungi gerai perabot rumah tangga di kawasan Alam Sutera, Tangerang, tersebut. Jumlah sebanyak itu terbagi dalam dua area, yakni toko IKEA sebanyak 11.000 orang, dan restoran IKEA mencapai 6.000 pengunjung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Demikian diungkapkan Marketing Director IKEA Indonesia, Benedicte Hansen, kepada Kompas.com, Kamis (16/10/2014). Dari pantauan Kompas.com, hingga jarum jam menunjukkan angka 20.30, jumlah pengunjung yang sebagian besar kalangan muda tersebut masih antusias menyambangi toko furnitur asal Swedia itu.

Membeludaknya pengunjung itu bukan tanpa alasan. Menurut Ratna, yang bekerja di Allianz Tower, Kuningan, Jakarta Selatan, desain barang-barang dan furnitur IKEA sangat dinamis, minimalis, dan murah.

"Saya belanja keperluan dapur, mulai jemuran, rak piring, lap meja hingga bantalan untuk pemanas," ujar Ratna yang datang bersama putrinya.

Arimbi Ramadhiani Papan pemberitahuan cara berbelanja di IKEA Alam Sutera, Tangerang, Banten.
Ratna sendiri berdomisili di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Dia mengaku mengenal produk-produk IKEA yang dianggapnya lucu saat berkunjung ke Thailand dan Singapura.

Hal senada juga dikatakan Ira Suci. Warga Lippo Karawaci itu bahkan dua kali menyambangi gerai tersebut.

"Pertama, saya lihat-lihat dulu, belum beli, karena antrean di kasir sangat panjang. Saya datang pertama kali jam 10.00. Saat kedatangan kedua jam 15.30, antrean di kasir masih juga panjang. Tapi, saya mulai pilih-pilih barang," jelas Ira.

Ibu tiga puteri itu pun kemudian mendapatkan barang yang dia butuhkan. Ira membeli elemen dekoratif untuk keperluan dapurnya.

"Saya habis Rp 2 juta untuk membeli pernak-pernik dapur," ujar Ira. 

Dia menambahkan, IKEA menawarkan barang kebutuhan rumah tangga lebih lengkap, khususnya untuk interior dibanding toko lain. Sementara itu, Ratna menghabiskan dana hanya Rp 1 juta demi mengoleksi kebutuhan dapurnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.