Kompas.com - 15/10/2014, 15:13 WIB
|
EditorLatief
SURABAYA, KOMPAS.com - Tingginya permintaan dan melesatnya pembangunan properti di pusat kota atau tepatnya di kawasan bisnis (central business district  atau CBD) Surabaya, Jawa Timur, menstimulasi lonjakan harga lahan sebesar 60 persen sampai 100 persen. Demikian dipaparkan Head of Surabaya Office JLL, Joseph Lukito, kepada Kompas.com, Rabu (15/10/2014).

Joseph mengatakan, harga lahan untuk sektor properti komersial mencapai Rp 60 juta per meter persegi. Angka setinggi itu berlaku untuk koridor utama Jl Raya Darmo dan Jl Panglima Sudirman.

"Sedangkan di ring kedua, yakni Jl HR Muhammad dan Jl Mayjend Sungkono, dipatok seharga Rp 40 juta hingga Rp 50 juta per meter persegi," papar Joseph.

Nilai yang sama, lanjut Joseph, juga berlaku untuk kawasan timur, yakni Manyar, Kertoajo, hingga ke wilayah Kertajaya Indah.

"Kawasan ini dalam tiga tahun terakhir menunjukkan pembangunan properti sangat pesat. Tidak hanya hunian, tapi juga properti komersial," ujarnya. 

Padahal, menurut dia, dua tahun lalu harga lahan di kawasan tersebut masih berada pada kisaran Rp 15 juta hingga Rp 20 juta per meter persegi. Bahkan, di Wiyung, Surabaya Barat, masih bisa ditemui lahan di kisaran harga Rp 1,5 juta per meter persegi pada empat sampai lima tahun lalu.

Sementara itu, tambah Joseph, untuk harga lahan dan kavling khusus perumahan, dibanderol seharga Rp 8 juta hingga Rp 15 juta per meter persegi. Harga tertinggi berada di wilayah Surabaya Barat, dan Surabaya Timur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.