Taman Bermain Ini Interaktif dan Mudah Diubah

Kompas.com - 09/10/2014, 13:55 WIB
Taman bermain anak interaktif dan melibatkan panca indera. contemporitsTaman bermain anak interaktif dan melibatkan panca indera.
|
EditorHilda B Alexander

KOMPAS.com - Studio kreatif di New Jersey, Free Play, membuat debut baru di Hazza Bin Zayed Stadium, di kota Al Ain, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Free Play membuat modular dengan konsep taman bermain yang mudah diubah-ubah. Konsep ini melibatkan panca indera dan imajinasi anak.

Broadway Malyan, perusahaan arsitektur dan desain, menggandeng penemu Free Play, Dan Schreibman, sementara tim proyek mencari bagian permainan yang tepat untuk stadion canggih baru ini.

"Uni Emirat Arab sedang berada di barisan terdepan dalam arsitektur dan desain. Stadion ini adalah fasilitas "state of the heart". Ini adalah lokasi yang tepat," ujar Schreibman.

Schreibman dan Broadway Malyan mengembangkan spesifikasi, produk, penempatan, dan harga.
Dalam waktu yang sama, Schreibman juga mulai bekerja sama dengan BAM International, yakni salah satu perusahaan kontraktor terbesar di Eropa, untuk menentukan detail final instalasi, pengiriman, dan rancangannya.

Dalam waktu 8 minggu, Schreibman membuat desain final, sambil bekerja dengan teknisi, serta mengkonstruksi peralatan.

"Karena deadline, kami saling memerlukan komunikasi dan respon secepatnya, dan perbedaan waktu 8 jam membuatnya sulit," jelas Schreibman.

Area bermain berlokasi di halaman yang dikelilingi oleh toko ritel, restoran, dan kantor. Area ini menonjolkan struktur bermain yang memberi kesempatan kepada anak-anak mendapatkan pengalaman sensorik berbeda.

Semua potongan interaktif Free Play dapat ditemukan di taman bermain tersebut, seperti berikut ini:

The Maze
Anak-anak dapat terlibat dengan dua struktur yang masing-masing terdiri atas guntingan bulat yang membentuk labirin. Anak dapat mengeksplorasi sendiri atau dengan teman-teman mereka.

The Ant Farm
Tabung pendakian Organicshaped, yang melayang di udara, membuat anak-anak dapat memanjat dinding tipis ke dalam tabung melalui struktur yang tidak terlihat.

The Weeping Willow
Area bermain ini menonjolkan dua struktur yakni satu struktur dengan baja, aluminium dan lonceng bambu, sementara yang lain dengan tali-tali. Anak-anak dapat memanjat, berayun atau berpindah melalui tali sementara loncengnya mengeluarkan bunyi-bunyi merdu.

The Corn Field
Seratus "batang jagung" berdiri vertikal menciptakan lingkungan seperti lahan jagung asli. Ketika disentuh, batang-batang ini langsung merespon.

Seiring dengan berbagai potongan Free Play, pengunjung juga dapat menemukan lantai dari Pavegen yang menyala saat diinjak. Karena berada di gurun, area bermain ditutupi oleh naungan yang melindungi pengunjung dari matahari.

"Saya sangat bersemangat. Saya tidak bisa membayangkan lokasi yang lebih baik," kata Dan Schreibman.




Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X