Unik, Fasad Berpola Rumit Museum "Tersibuk" di Dunia

Kompas.com - 23/09/2014, 09:00 WIB
National Art Museum of China dezeenNational Art Museum of China
|
EditorHilda B Alexander

KOMPAS.com - Pengerjaan National Art Museum of China (NAMOC), di Beijing, karya Jean Nouvel telah dimulai. Jean mengalahkan proyek Frank Gehry dan Zaha Hadid pada kompetisi yang digelar tahun 2013 silam.

Desain NAMOC menonjolkan fasad berlubang dengan pola rumit, yang mengelilingi bagian gedung. Fasad ini menyaring cahaya matahari secara natural, memberikan perlindungan lingkungan taman yang terdiri atas 6 lantai atrium pada sisi utara bangunan.

Pada lantai dasar, fasad dan pintu masuk taman terletak secara tersembunyi untuk membuat kesan adanya massa berat yang terangkat di atas tanah.

"NAMOC ini tertulis pada ruang fragmen berbentuk ideogram yang dibuat oleh seniman dalam waktu lama. Tulisan ini memberikan nuansa keahlian, tanpa bantuan sukarelawan. Karena, museum ini terkesan terangkat dengan sendirinya dari tanah, dan menjatuhkan dirinya ke langit," kata Nouvel.

Dengan demikian, lanjut Nouvel, gedung ini menolak hukum gravitasi, menegaskan kehadirannya.

Di tengah-tengah bangunan, atrium yang berbentuk corong, menekan seluruh bangunan ke atap. Atrium ini menonjol keluar dengan penutup berbentuk kubah. Atapnya juga menutup akses setapak yang melindungi pengunjung dari sinar matahari.

Di dalam, galeri dan auditorium telah diatur menjadi serangkaian klaster yang tidak beraturan, dengan bidang ruang pada lantai paling atas.

Di lantai dasar, tepatnya ruang tengah yang disebut "Summer Hall", akan diselimuti langit-langit emas yang dipengaruhi oleh atap kota. Atap ini dapat dilihat di kejauhan dari tingkat atas bangunan.

"Diukir, langit-langit bercat emas ini memiliki pandangan teoritis yang berurutan dari sejarah seni dan budaya Tiongkok mulai dari abad kelima belas sampai hari ini, serta berabad-abad yang akan datang," kata Nouvel.

Potret karya besar atau pengerjaan simbol ini mewakili periode yang berbeda-beda. Karya ini juga memengaruhi bentuk panorama lukisan dan budaya Tiongkok. Isi museum akan ditentukan setelah berkonsultasi dengan pemuka tokoh Tiongkok terkemuka dan spesialis internasional.
Sebuah pintu masuk di sisi timur bangunan, terbuka ke area taman. Dua lantai basement memberikan ruang pameran tambahan dan ruang bagi acara-acara tertentu.

Setelah selesai, bangunan ini akan tampil sebagai budaya distrik baru yang dibangun di Beijing's Olympic Park, dekat Birds Nest stadium yang didesain Herzog & de Meuron. Museum ini didekasikan untuk pameran seni abad ke-20 dan kaligrafi Tiongkok, serta seni seluruh dunia. Museum ini menargetkan 12 juta pengunjung setiap tahun, yang berarti akan menjadi museum seni paling sibuk di dunia.




25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X