Berenang Bersama Hewan Liar? Di Sini Tempatnya...

Kompas.com - 19/08/2014, 20:00 WIB
The Thames Baths Project menawarkan kolam renang publik bagi penduduk London. Proyek yang mulanya diluncurkan pada 2013 tersebut tidak hanya ditujukkan bagi para perenang, namun juga menjadi lokasi aman bagi ikan, burung, dan berbagai jenis tanaman.
Studio Octopi / The Thames Baths ProjectThe Thames Baths Project menawarkan kolam renang publik bagi penduduk London. Proyek yang mulanya diluncurkan pada 2013 tersebut tidak hanya ditujukkan bagi para perenang, namun juga menjadi lokasi aman bagi ikan, burung, dan berbagai jenis tanaman.
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander
KOMPAS.com — Penghuni kota pesisir, dan kota-kota di sepanjang aliran sungai di negara maju, mulai menyuarakan gerakan menarik, yaitu membangun kolam renang di daerah perairan. Setelah penduduk New York membuat "+pool" dengan menghimpun donasi dari penduduk setempat, kini London juga ikut menyuarakan gerakan serupa.

Tujuannya sebenarnya sederhana. Penduduk kota punya kerinduan untuk menikmati lingkungannya. Salah satu caranya dengan berenang di alam terbuka.

Gerakan The Thames Baths Project diluncurkan pada 2013. Proyek tersebut bertujuan mengembalikan kegiatan renang ke sungai terkenal London, Thames. Kolam renang ini tidak hanya ditujukan bagi para perenang, tetapi juga untuk berbagai macam hewan liar dan tumbuhan setempat.

Studio Octopi / The Thames Baths Project The Thames Baths Project menawarkan kolam renang publik bagi penduduk London. Proyek yang mulanya diluncurkan pada 2013 tersebut tidak hanya ditujukkan bagi para perenang, namun juga menjadi lokasi aman bagi ikan, burung, dan berbagai jenis tanaman.
Studio arsitektur Octopi merupakan satu dari lima kelompok yang menggodok visi bagi proyek ini. Studio tersebut merilis strategi berupa kolam renang air tawar mengapung di tangga tanggul Victoria. Octopi mendesain tiga kolam, yaitu kolam renang formal berukuran besar, kolam berbentuk oktagon, dan kolam yang lebih dalam.

Ide buatan Studio Octopi baru saja dirilis pada Agustus 2014 ini. Ide tersebut, bersama berbagai proposal lainnya, akan dipamerkan di Royal Academy of Arts.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X