Kompas.com - 13/08/2014, 14:12 WIB
|
EditorLatief
JAKARTA, KOMPAS.com - Kawasan bisnis terpadu (central business district/CBD) Jakarta yang sudah padat dan mahal harganya mendorong peluang Cempaka Putih menjadi pusat pertumbuhan bisnis baru. Hal itu dimungkinkan karena banyak perusahaan memutuskan untuk relokasi ke perkantoran dengan harga sewa lebih murah atau perusahaan memindahkan sebagian operasionalnya ke perkantoran di luar CBD. Fenomena relokasi ini sejatinya sudah lama terjadi.
 
"Secara kultur bisnis, ada banyak perusahaan yang tidak harus berkantor di CBD Jakarta. Tapi, sebagian lagi memang harus berkantor di CBD Jakarta dan sekaligus membuka cabang atau ekspansi di kawasan non-CBD. Sebut saja perusahaan yang bergerak di sektor perbankan yang memang high profile, sementara perusahaan pertambangan justru tidak harus berkantor di CBD," jelas Associate Director Research Colliers International Indonesia, Ferry Salanto, kepada Kompas.com, Selasa (12/8/2014).

Lebih jauh Ferry mengatakan, kehadiran pengembang besar macam PT Lippo Karawaci Tbk yang membangun Holland Village dapat menjadi stimulan bagi munculnya bermacam pengembangan komersial serupa.

"Sekarang ini saja sudah ada proyek-proyek baru di kawasan Cempaka Putih dan sekitarnya. Sebut saja Pulomas Center Park, Sentosa Residence Jakarta, Pulomas City, dan lain-lain," lanjut Ferry.

Hanya, kata dia, para pengembang yang menggarap kawasan ini harus lebih jeli membaca pasar. Pasalnya, karakter Cempaka Putih berbeda dengan kawasan lainnya di Jakarta. Terlebih image kawasan yang rawan tindak kriminalitas dan padat permukiman kumuh, membutuhkan upaya ekstra keras pengembang.

"Pengembang harus memproduksi properti yang ukuran, harga dan targetnya sesuai dengan kebutuhan pasar Cempaka Putih. Intinya, yang terpenting secara skala terukur. Harga tidak terlalu mahal, ukuran tidak terlalu besar dan juga desain tidak neko-neko," tandas Ferry.

Namun begitu, imbuh dia, nama besar para pengembang tersebut di atas diyakini mampu menjadi potensi untuk mengubah Cempaka Putih menjadi kawasan pertumbuhan bisnis baru. Sejauh ini, semua yang telah dilakukan oleh Sinarmas Land dengan superblok Cempaka Mas, menjadi rekam jejak Cempaka Putih layak diperhitungkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.