AS Punya Cara Hadapi Ancaman "Bubble" Properti

Kompas.com - 07/08/2014, 14:30 WIB
Manhattan, New York, AS, bersiap mengahadapi gelembung properti. wikimedia.orgManhattan, New York, AS, bersiap mengahadapi gelembung properti.
|
EditorHilda B Alexander
KOMPAS.com - Kota New York, Amerika Serikat, bersiap menghadapi ancaman gelembung (bubble) properti melalui pengenaan pajak tinggi terhadap pembeli asing. Hal ini dilakukan lantaran, jumlah permintaan melebihi pasokan, sehingga mendorong valuasi properti akan semakin melesat lagi.

Pertumbuhan harga properti premium New York, menurut studi Knight Frank, sebesar 20 persen pada kuartal kedua 2014 dan merupakan pertumbuhan terbesar ketiga setelah Jakarta dan Dublin.

Properti-properti di kota berjuluk big apple ini sebagian besar dibeli oleh pembeli asing, terutama Tiongkok. Mereka menyumbang Rp 258,2 triliun dari total pembelian internasional tahun ini Rp 1.083 triliun, atau meroket 19 persen.

Menurut National Association of Realtors, jumlah pembelian asing ini melonjak dibanding tahun 2013 senilai Rp 801 triliun.

Bagaimana cara Amerika Serikat mencegah ancaman gelembung properti?

Bukan berupa pembatasan pembelian atau pembatasan kredit seperti yang dilakukan Singapura dan Hongkok bberapa saat lalu. Amerika Serikat punya cara sendiri dengan sandaran utama tetap pada skema ekonomi pasar bebas.

Menurut President of J. Streicher Asset Management LLC, Todd M. Schoenberger, ada langkah-langkah pendinginan yang lebih efektif seperti mengenakan pajak tambahan terhadap orang asing yang berinvestasi atau membeli properti di Amerika Serikat.

Investasi asing akan dikenakan Real Property Tax Act (FIRPTA), atau beken sebagai Section 897. Aturan pajak ini mengharuskan setiap keuntungan yang diakui oleh orang asing akan diperlakukan seolah-olah keuntungan yang secara efektif terhubung ke perdagangan atau bisnis AS. Adapun besaran pajak tambahan dari pembelian properti asing ini, sesuai padal 1445, sebesar 10 persen.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X