"Kotak Ajaib" Ini Bisa Mengatasi Masalah Apartemen Sempit

Kompas.com - 04/08/2014, 13:52 WIB
The Living Cube karya desainer asal Jerman, Till Könneker, merupakan jawaban bagi kesulitan penghuni apartemen studio. Könneker semula hanya memanfaatkan kelebihan yang dimiliki apartemennya, yaitu ketinggian plafon, untuk menjawab kekurangan ruang penyimpanan. Rupanya, kreasi Könneker ini dibutuhkan banyak orang. Rob LewisThe Living Cube karya desainer asal Jerman, Till Könneker, merupakan jawaban bagi kesulitan penghuni apartemen studio. Könneker semula hanya memanfaatkan kelebihan yang dimiliki apartemennya, yaitu ketinggian plafon, untuk menjawab kekurangan ruang penyimpanan. Rupanya, kreasi Könneker ini dibutuhkan banyak orang.
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander
KOMPAS.com - Desainer asal Jerman, Till Könneker, menciptakan sebuah kotak ajaib hemat tempat yang bisa dimanfaatkan sebagai area tidur tambahan dan ruang penyimpanan efektif bagi apartemen studio. Könneker menamai hasil temuannya ini dengan "The Living Cube".
 
Konsep "The Living Cube" sebenarnya sederhana. Sama seperti penemuan luar biasa lainnya, "The Living Cube" berawal dari kebutuhan sang penemunya sendiri. Könneker merasa kekurangan ruang penyimpanan dan apartemennya terlalu kecil untuk berkegiatan.
 
"Tempat tinggal saya tidak memiliki ruang penyimpanan, tapi memiliki plafon yang sangat tinggi. Saya menginginkan solusi ringkas. Pada satu malam, citra kotak ini muncul dalam kepala saya. Saat itu saya membuat sketsa sederhana," ujar Könneker, seperti dikutip dalam Dezeen.
 
Temuan Könneker ini sekilas tampak menyerupai lemari berukuran besar, namun memiliki fungsi lebih banyak dari sekadar tempat menyimpan pakaian. "The Living Cube" memiliki rak-rak yang bisa digunakan oleh pemilik apartemen studio untuk menyimpan buku, pakaian, sepatu, bahkan televisi.

"The Living Cube" juga menyediakan kamar di balik rak yang bisa digunakan sebagai ruang tambahan, sekaligus bisa dimanfaatkan sebagai mezanin.

 
Sang desainer mengaku, awalnya sama sekali tidak bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dari temuannya ini. Namun, rupanya tidak hanya Könneker yang membutuhkan hal serupa. Sadar akan adanya peluang, Könneker kemudian mendesain kembali "kotak ajaibnya" agar memiliki pengaturan yang lebih fleksibel dan bisa digunakan di apartemen lain. 
 
Dia kemudian mendesain "The Living Cube" yang lebih sesuai dengan bermacam karakter apartemen studio. Desain barunya ini memiliki rak buku, meja, dan lemari yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Menurut dia, kini tengah mempelajari kemungkinan bentuk "The Living Cube" yang bisa digunakan di sekolah asrama, hotel, dan barak militer.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X