Wah... Pengembang China Mulai Gencar Tawarkan "Buyback"!

Kompas.com - 02/07/2014, 11:18 WIB
Kawasan Mianyang, China. www.shutterstock.comKawasan Mianyang, China.
Penulis Latief
|
EditorLatief
KOMPAS.com - Pengembang properti di dua pasar perumahan terlemah China mulai menawarkan untuk membeli kembali rumah-rumah di atas harga pasar. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan penjualan karena permintaan properti yang terus melambat.

Di Hangzhou, di kawasan terparah jatuhnya harga rumah dan tengah diawasi oleh pemerintah, Shanheng Real Estate Group menawarkan opsi untuk menjual kembali apartemen mereka dalam lima tahun. Tawarannya adalah 40 persen di atas harga pembelian. Di Wenzhou, DoThink Group juga menawarkan untuk membeli kembali rumah di tiga proyek dengan nilai 120 persen dari harga pembelian.

Saat ini cara tersebut merupakan strategi terbaru yang dilakukan oleh pengembang di seluruh China, termasuk mengurangi harga, menunda peluncuran proyek, dan menawarkan insentif kepada para pembeli potensial. Mau tak mau itu dilakukan karena para pengembang berusaha untuk mempertahankan target penjualannya tahun ini.

Seperti diketahui, harga rumah di China baru turun pada Mei dari April lalu di 70 kota. Ini data penurutan terbesar sejak Mei 2012 lalu. Pemerintah setempat menyatakan, bahwa penurunan lebih tajam di sektor properti adalah risiko terbesar bagi ekonomi China dalam beberapa tahun mendatang.

"Jelas, mereka relatif sangat butuh dana tunai," kata Dai Fang, seorang analis keuangan di Zheshang Securities Co, Shanghai. 

"Jika berhasil, pasti akan ada pengembang lain yang mengikuti," tambahnya.

Seperti pernah diberitakan, penjualan rumah di China merosot 10,2 persen dalam lima bulan pertama tahun ini. Penurunan tersebut lebih tajam daripada periode yang sama tahun sebelumnya di tengah kondisi kredit yang ketat dan perlambatan ekonomi, yaitu sebesar 27 persen.

Berdasarkan riset SouFun Holdings Ltd, harga rumah baru di 100 kota di China rata-rata turun 0,5 persen pada Juni dari bulan sebelumnya, percepatan dari penurunan 0,3 persen di bulan Mei yang berakhir 23 bulan berturut-turut dari keuntungan.

Memenuhi syarat

Shanheng Real Estate, yang dikendalikan oleh produsen pakaian berbasis di Shanghai, Shanshan Group Co, menyatakan bahwa tawaran buyback membantu menarik lebih dari 1.000 pembeli potensial untuk proyek Yishanjun, yang dalam bahasa China berarti "rumah gunung". Lokasi proyek itu setengah jam berkendara dari pusat kota Hangzhou.

Presiden Shanshan Group Co, Xiao Jixiao, menyatakan bahwa lebih 50 dari setidaknya 100 unit memenuhi syarat untuk buyback. Jumlah itumelebihi total penjualan proyek dalam lima bulan pertama tahun ini.

"Lima tahun buyback membantu banyak orang yang ingin membeli rumah," ujarnya.

"Daya beli di pasar masih sangat kuat," tambahnya.



Sumber Bloomberg
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X