Kompas.com - 27/06/2014, 10:48 WIB
Ilustrasi. www.shutterstock.comIlustrasi.
Penulis Latief
|
EditorLatief
JAKARTA, KOMPAS.com - Sektor industri bergerak maju dan berlomba-lomba mencetak kinerja. Pertumbuhan ekonomi telah memicu perbaikan daya beli masyarakat serta menumbuhkan daya saing industri.

"Persaingan yang semakin ketat ditambah berbagai regulasi pemerintah, seperti LTV (Loan To Value) dan BI Rate telah mendorong kami untuk tidak henti-hentinya menyusun strategi agar tetap bertumbuh dan menjadi yang terdepan," ujar Presiden Direktur PT Cowell Development Tbk (COWL), Novi Imelly, di sela paparan bublik di Jakarta, Kamis (26/6/2014) kemarin.

Novi menjelaskan, langkah-langkah utama Perseroan dalam menyusun perencanaan pengembangan usaha saat ini antara lain mencari lokasi strategis, membuat diversifikasi produk, serta memberikan alternatif cara pembayaran menarik dengan memberi kebebasan kepada konsumen untuk memilih metode pembayaran yang paling sesuai dengan kemampuan konsumen. Dengan strategi itu, sepanjang 2013 lalu pencapaian kinerja Perseroan sangat menggembirakan.

Novi memaparkan, laba Perseroan mengalami kenaikan sebesar 24,5 persen dari Rp 80,96 miliar menjadi sebesar Rp 100,8 milliar. Terdapat peningkatan margin laba kotor antara tahun 2013 dengan tahun 2012, yaitu menjadi 59,23 persen atau naik sebesar 13,86 persen dibandingkan tahun 2012 yang mencapai 45,37 persen. Pendapatan Perseroan juga mengalami kenaikan sebesar 6,2 persen dari sebelumnya sebesar Rp 311,48 miliar menjadi sebesar Rp 330,83 miliar.

Novi mengungkapkan, bahwa pencapaian ini sebagai bukti atas kompetensi Direksi dalam mengembangkan usaha Perseroan melalui kinerja berkesinambungan, serta manajemen yang mampu menjalankan programnya sehingga didapatkan banyak terobosan lebih baik.

"Dengan kondisi yang sangat baik ini, Perseroan merencanakan akan melakukan suatu kerjasama dengan sejumlah mitra untuk mengelola lahan yang berlokasi di Cikarang Jawa Barat dan Jakarta Selatan sebagai wujud optimisme untuk maju dan berkembang,” ungkap Novi.

Sementara itu, Ratna Sari, selaku Direktur Keuangan COWL mengatakan bahwa penjualan bersih Perseroan mengalami kenaikan dari sebesar Rp 311,48 miliar tahun 2012 menjadi sebesar Rp 330,84 miliar pada 2013. Adapun beban pokok perseroan turun menjadi sebesar Rp 134,88 miliar dari  beban pokok sebelumnya Rp 170,16 miliar. Sedangkan total aset Perseroan hingga Desember 2013 naik menjadi Rp 1,94 triliun dari total aset Perseroan hingga Desember 2012 sebesar Rp 1,78 triliun.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.