Kompas.com - 14/06/2014, 11:55 WIB
|
EditorLatief
JAKARTA, KOMPAS.com - Perhelatan akbar politik, Pemilihan Umum Legislatif, dan Pemilihan Presiden 2014 ternyata tak mampu membuat pengembang properti gentar meluncurkan proyek baru. Beberapa pengembang papan atas nasional, yaitu Sinarmas Land, PT Pakuwon Jati Tbk., dan PT Metropolitan Kentjana justru berani melansir proyek besar.

Tahun ini, Sinarmas Land memasarkan Casa de Marco. Proyek tersebut merupakan apartemen empat menara. Dua menara di antaranya sudah dipasarkan seharga Rp 14 juta per meter persegi. Selain itu, mereka juga sudah merilis Big Box Power Retailer yang pembangunannya dimulai tahun ini juga.

"Pemilu tak memengaruhi aktivitas pembangunan. Kami tetap melanjutkan dengan membangun beberapa proyek, khususnya properti komersial dan hunian vertikal di area Central Business District," ungkap Managing Director Corporate Strategy and Services Sinarmas Land Group, Ishak Chandra kepada Kompas.com, Kamis (12/6/2014).

Sementara itu, PT Metropolitan Kentjana Tbk., melansir apartemen mewah Pondok Indah Residence terdiri dari tiga menara. Dua menara pertama, yakni Kartika dan Maya, diluncurkan secara strata title dengan harga per unit Rp 2,9 miliar hingga Rp 6 miliar. Selain itu, mereka juga akan merilis perkantoran di atas lahan seluas 5 hektar di koridor Simatupang, Jakarta Selatan, dan Pondok Indah Mall 3, berikut dua menara perkantoran di atasnya.

Vice President Director PT Metropolitan Kentaja Tbk., Jeffri S Tanudjaja, menjelaskan, proyek skala besar tersebut akan serengak dimulai pembangunannya pada 2015 nanti.

"Saat ini, kami tengah mengerjakan InterContinental Hotel dan apartemen servis senilai Rp 2,4 triliun. Tahun depan kami harapkan sudah mulai beroperasi," tutur Jeffri.

Adapun PT Pakuwon Jati Tbk., akan membesut dua proyek Kota Kasablanka Tahap II, yakni apartemen Bella Tower dan perumahan skala kota Grand Pakuwon seluas 128 hektar.

Direktur Keuangan dan Sekretaris Perusahaan PT Pakuwon Jati Tbk., Minarto Basuki, mengatakan dua proyek ini akan dibiayai oleh dana belanja modal tahun ini yang anggarannya sebesar Rp 1,8 triliun.

"Pembangunannya sudah dimulai, luas per unit kavling sekitar 200 meter persegi. Dalam satu klaster terdapat sekitar 250 unit (kavling dan rumah). Harga rumah Grand Pakuwon sekitar Rp 3 miliar per unit," ujar Direktur Pakuwon Group, Ivy Wong.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.