"Kota Hantu", Bukti Kejayaan Ekonomi Spanyol yang Telah Berlalu...

Kompas.com - 20/05/2014, 12:53 WIB
Ratusan kamar hotel dan apartemen kosong-melompong, dibiarkan www.dailymail.co.ukRatusan kamar hotel dan apartemen kosong-melompong, dibiarkan "mati" setelah tidak pernah digunakan. Tanda kejatuhan dari peluang investasi properti di Spanyol yang makin muram.
Penulis Latief
|
EditorLatief
KOMPAS.com — Ratusan kamar hotel dan apartemen kosong melompong, dibiarkan "mati" setelah tidak pernah digunakan. Tanda kejatuhan dari peluang investasi properti di Spanyol yang makin muram.

Gambaran muramnya investasi properti itu ada di Marina d'Or Holiday City di Oropesa del Mar, di utara Valencia, Spanyol. Lokasinya di bibir Pantai Castellon, pantai berpasir yang menjadi salah satu kawasan proyek real estate terbesar negara itu.

www.dailymail.co.uk Sejak krisis keuangan merusak Spanyol, sebagian besar kompleks hunian dan toko-toko di kawasan itu terlihat kosong. Pengembangnya diketahui bangkrut di bawah beban tumpukan utang.
Namun sekarang, sejak krisis keuangan merusak Spanyol, sebagian besar kompleks hunian dan toko-toko di kawasan itu terlihat kosong. Pengembangnya diketahui bangkrut di bawah beban tumpukan utang.

Loger, induk perusahaan Marina d'Or, pada bulan ini menyatakan punya utang hingga 681 juta euro. Dari jumlah itu, sebanyak 546 juta euro adalah utang mereka di bank sehingga Loger menyatakan telah benar-benar bangkrut.

www.dailymail.co.uk tak ada orang membeli membeli properti Ger, terutama karena daerah ini lebih populer di kalangan turis Spanyol daripada yang datang dari luar negeri. Hancurlah nasib Ger.
Pemiliknya, Yesus Ger, awalnya berencana membangun resor wisata terbesar di Eropa dengan 35.000 rumah, tiga lapangan golf, serta versi miniatur Menara Eiffel. Namun, ambisinya dilakukan di tengah kemerosotan properti dan krisis perbankan yang menyebabkan pengangguran massal di tengah pasar kerja. Semua pun dengan cepat menyusut.

Kini, Spanyol mulai bangkit kembali. Namun, bagi Ger, pemulihan tak serta-merta datang begitu cepat untuk mengembangkan kembali usaha miliknya itu. 

Booming

Ger, pengusaha asal Barcelona, itu mulai menjual peralatan rumah tangga di Pantai Castellon. Itu dia lakukan sebelum menyiapkan Marina d' Or tiga dekade lalu.

Memang, pada dekade pertama abad ke-21, pasar properti Spanyol tengah menggelegar, bahkan lebih hebat dari Inggris dan Amerika Serikat, dan membuat bisnis real estate berada di atas segala sektor bisnis di Spanyol. Saat itulah, Ger mulai merancang Marina d' Or's Holiday City di sepanjang garis pantai itu.

www.dailymail.co.uk Kini, Holiday City adalah sebuah kota hantu. Sebuah gema dari hari-hari kejayaan ekonomi Spanyol sudah lama berlalu. Tempat
Namun, " booming" properti pecah. Tak ada orang membeli membeli propertinya, terutama karena daerah ini lebih populer di kalangan turis Spanyol daripada yang datang dari luar negeri. Hancurlah nasib Ger.

Kini, Holiday City adalah sebuah kota hantu. Sebuah gema dari hari-hari kejayaan ekonomi Spanyol sudah lama berlalu. Tempat itu kini hanya menjadi tempat terpencil, sekadar tempat untuk menikmati jalan-jalan romantis atau merancang foto pernikahan. Ini memang bukan resor yang diimpikan.



Sumber Dailymail
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X