Italia Bangun "Hutan Vertikal" yang Bisa Dihuni

Kompas.com - 18/05/2014, 11:28 WIB
Hutan vertikal yang sebenarnya dua gedung pencakar langit karya studio arsitektur asal Milan, Boeri Studio, hampir rampung di kota asalnya. Konsep gedung pencakar ini Daniele ZacchiHutan vertikal yang sebenarnya dua gedung pencakar langit karya studio arsitektur asal Milan, Boeri Studio, hampir rampung di kota asalnya. Konsep gedung pencakar ini "mengawinkan" hunian padat penduduk dengan taman vertikal.
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander

KOMPAS.com - Biro arsitektur asal Milan, Boeri Studio, sebentar lagi akan merampungkan dua "hutan vertikal" di kota asalnya. Studio yang dipimpin oleh Stefano Boeri tersebut merupakan kombinasi apik antara pengembangan hunian vertikal padat penduduk dan solusi penanaman pohon di tengah kota. Proyek ini dinamakan Bosco Verticale atau Vertikal Forest (Hutan Vertikal).

Kedua gedung pencakar langit unik tersebut berada di Isola, sebuah daerah dengan perkembangan yang pesat di distrik Porta Nuova. Masing-masing menara memiliki ketinggian 80 meter dan 112 meter. Keduanya baru akan dibuka untuk umum akhir tahun ini. Sebelum masyarakat bisa merasakan tinggal di dalam "hutan vertikal", bangunan ini sudah lebih dahulu menjadi rumah bagi 900 pohon.

"Proyek ini ditujukan untuk menciptakan standar baru rumah berkelanjutan," ujar perusahaan konstruksi Arup, yang bekerja bersama Boeri Studio. "Sebagai model pengembangan baru bagi regenerasi lingkungan urban, desain ini menciptakan habitat biologis di area seluas 40.000 meter persegi."

Selain 900 pohon, kedua menara ini juga memiliki 5.000 semak dan 11.000 tanaman bunga. Menurut tim desain, karya mereka bisa membantu mengurangi polusi udara di Milan.

Boeri Studio menyatakan,  hutan vertikal ini adalah sebuah bentuk arsitektur biologis yang menolak untuk mengadopsi pendekatan teknologi dan mekanikal semata untuk keberlanjutan lingkungan.

Tidak sembarang membangun dan menempelkan label "go green" di kedua gedung ini, Boeri Studio juga menyertakan sistem yang memudahkan pengelola atau pemilik hunian merawat pohon-pohon di sekitar gedung ini. Setiap lantai dan posisi apartemen pun memiliki sistem irigasi khusus bagi tanaman-tanaman tersebut.



Sumber Dezeen
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X