Arsitek Jepang Protes Stadion Olimpiade Karya Zaha Hadid

Kompas.com - 16/05/2014, 15:44 WIB
IOC memproyeksi, pengaruh ekonomi senilai Rp 130 triliun. Nilai terbesar akan terjadi pada industri jasa yakni sekitar 651 miliar yen (Rp 66,3 triliun), disusul kemudian industri konstruksi senilai 475 miliar yen (Rp 48,3 triliun), dan sektor properti 152 miliar yen (Rp 15,4 triliun). BloombergIOC memproyeksi, pengaruh ekonomi senilai Rp 130 triliun. Nilai terbesar akan terjadi pada industri jasa yakni sekitar 651 miliar yen (Rp 66,3 triliun), disusul kemudian industri konstruksi senilai 475 miliar yen (Rp 48,3 triliun), dan sektor properti 152 miliar yen (Rp 15,4 triliun).
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander

KOMPAS.com - Arsitek Jepang yang sudah dikenal dunia rupanya masih menaruh perhatian besar pada tanah kelahirannya. Mereka adalah Toyo Ito dan Fumihiko Maki.

Mereka memprotes pembangunan kembali Stadion Nasional Tokyo, Jingu Outer Gardens, buatan Zaha Hadid. Lewat petisi online, keduanya menawarkan alternatif lain yang lebih murah.

Ito dan Maki ingin "mempertahankan lanskap berupa langit biru, deretan pohon ginko, dan Jingu Outer Gardens" dari konstruksi Tokyo Olympic Stadium. Menurut hemat keduanya, pembangunan stadion karya Zaha Hadid "terlalu besar".

Hingga berita ini diturunkan, petisi tersebut sudah ditandatangani oleh lebih dari 13.000 orang. Semua pendukung petisi ini ingin menekan Dewan Olahraga Jepang, yang memilih karya Hadid, untuk mempertimbangkan kembali langkah memperbaiki Meiji Jingo Gaien Stadium dan taman di sekelilingnya, daripada membangun baru.

Ito dan Maki juga percaya, meningkatkan kualitas Meiji Jingo Gaien Stadium lebih terjangkau dan lebih ramah lingkungan. Selain itu, pemerintah pun tidak perlu merelokasi penduduk yang tinggal di sekeliling stadion.

Sebagai catatan, pembangunan kembali Stadion Nasional di Tokyo, Jingu Outer Gardens terkait dengan Pertandingan Olimpiade Tokyo 2020. Pada 2012 lalu, desain karya Zaha Hadid dipillih oleh Dewan Olahraga Jepang lewat Kompetisi Desain Internasional.

Selain terlalu besar, karya Hadid dinilai akan menggusur keberadaan Jingu Outer Gardens. Selain itu, pembangunan karya Hadid juga mengharuskan penghancuran hunian di sekitarnya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X