Jelang Piala Dunia, Hotel "Kelas Melati" Kebanjiran Tamu

Kompas.com - 05/05/2014, 18:48 WIB
Sebuah kamar yang disewakan di rumah Maria Clara dos Santos di daerah kumuh Rocinha, Rio de Janeiro, 11 April 2014. (REUTERS/Pilar Olivares) REUTERS/Pilar OlivaresSebuah kamar yang disewakan di rumah Maria Clara dos Santos di daerah kumuh Rocinha, Rio de Janeiro, 11 April 2014. (REUTERS/Pilar Olivares)
Penulis Tabita Diela
|
EditorLatief

Selain hotel "jam-jaman", ada pula penduduk yang menyewakan kamar di rumahnya sebagai alternatif penginapan. Namun, harga sewanya pun tidak murah. Para turis bisa tinggal di rumah penduduk dengan biaya 200 dollar AS atau sekitar Rp2,3 juta per malam.

Daerah kumuh

Alternatif lain yang lebih murah adalah tinggal di daerah kumuh Rio de Janeiro. Daerah ini dikenal dengan nama favelas.

Di lingkungan itu, setiap kamar guesthouse ditawarkan seharga 138 dollar AS atau sekitar Rp1,6 juta. Normalnya, penginapan di daerah ini disewakan dengan harga 23 dollar AS semalam.

Ada juga penggemar sepak bola yang memilih tenda sebagai akomodasi mereka. Ekspatriat asal Inggris, contohnya, membangun tenda di dekat pantai di luar pusat kota untuk disewakan. Sampai saat ini, 75 persennya sudah resmi di-booking oleh turis untuk paruh pertama turnamen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X