Properti Irak Mulai Menggeliat

Kompas.com - 29/04/2014, 10:58 WIB
Kota baru Karbala, Irak. http://locoseanbo.s3.amazonaws.comKota baru Karbala, Irak.
|
EditorHilda B Alexander
KOMPAS.com - Pasar properti Irak mulai menggeliat. Menyusul beberapa pengembangan skala besar, termasuk megaproyek kota baru Karbala. Bloom Properties, pengembang megaproyek ini, telah menyerahkan rancangan induknya kepada Komisi Investasi Nasional Irak.

Proyek pengembangan terpadu kota baru Karbala menempati area seluas 20 kilometer persegi di sepanjang Danau Razaza. Di dalamnya terdapat properti multifungsi yang mencakup hunian, dan fasilitas sipil kontemporer.

Bloom Properties akan mengembangkan proyek ini secara bertahap selama delapan tahun ke depan sesuai dengan perjanjian kontrak kerjasama dengan pemerintah Irak. Mereka mengharapkan, pengembangan ini dapat mendorong akselerasi pertumbuhan kota Karbala menjadi salah satu tujuan paling berkembang. Terutama dalam hal pemerataan penduduk dan permukiman perkotaan.

Dalam rancangan induk, kota baru ini dilengkapi jaringan pusat-pusat kota modern, dan serangkaian ekosistem hijau sejalan dengan strategi perusahaan untuk memperkaya Karbala dengan lansekap menawan di seluruh sudut kota.

"Kami telah mengajukan rencana induk final kota baru Karbala sesuai dengan perjanjian investasi yang diteken bersama oleh Komisi Investasi Nasional Irak dan Kantor Gubernur Karbala. Kami berharap dapat memulai pekerjaan infrastruktur segera setelah rancangan induk disetujui," kata juru bicara Bloom Properties.

Kota baru Karbala sejauh ini merupakan salah satu yang terbesar di Irak. Konsep kota baru ini mengadopsi pengembangan perkotaan metropolis kelas dunia. Lebih dari sekadar pemenuhan kebutuhan permukiman dan gaya hidup warga Irak.

Bloom Properties akan membangun 40.000 unit rumah dalam empat klaster besar, mencakup villa, rumah bandar, apartemen, hotel, pusat belanja, pasar terbuka, pusat bisnis, klinik, sekolah, masji, taman publik, arena bermain anak-anak, fasilitas sosial, fasilitas olahraga, kafe, restoran, dan auditorium.

Jika keseluruhan megaproyek ini terbangun, diharapkan mampu memobilisasi penduduk sebanyak 200.000 hingga 250.000 orang.

"Kami yakin proyek ini akan menarik lebih banyak investasi melalui berbagai tahapan pembangunan," ujar sang juru bicara.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X