Inspirasi di Balik Desain Mewah Jean-Louis Deniot - Kompas.com

Inspirasi di Balik Desain Mewah Jean-Louis Deniot

Kompas.com - 26/04/2014, 13:24 WIB
Elledecor.com Menyimak hasil desain interior Jean-Louis Deniot selalu menyenangkan. Dia memadukan gaya klasik, namun terasa segar, mewah, dan kekinian. Kini, simak hal-hal yang menginspirasi sang desainer.

KOMPAS.com - Setiap desainer interior punya kecenderungan selera dan gaya mendesainnya sendiri. Sebagian desainer mudah dipahami, sementara sebagian lainnya mampu membuat klien terkesima serta bertanya-tanya dari mana sumber inspirasi sang desainer. Desainer Jean-Louis Deniot sejauh ini sudah memberikan hal menarik yang seolah "menyegarkan" gaya dekorasi klasik Perancis.

Nama Deniot sudah dikenal di antara para pesohor di Beverly Hills, hingga jutawan di Chandigarh, India. Deniot semata dikenal karena kemampuannya memadukan gaya klasik yang tetap tampak segar, mewah, serta kekinian. Deniot menyukai keseimbangan antara barang-barang velvety (halus, beludru) dengan permukaan kasar.

Sejauh ini, dia juga sudah bekerja dengan perusahaan furnitur seperti Jean de Merry dan Marc de Berny. Sementara, hasil desain interiornya sudah digunakan di apartemen New York, apartemen di Paris milik Putri Raja Arab Saudi, serta townhouse di London.

Hal pertama yang disukai oleh Deniot adalah koper vintage. "Saya menyukai barang-barang yang terbuat dari kulit, dengan sedikit patina. Ada beberapa penjual istimewa di pasar loak Paris, Clignancourt."

Hal kedua yang disukai sang desainer adalah meja koktail Ado Chale. "Saya begitu menyukai meja karya seniman Belgia ini, mozaik batu semi berharga atau perunggu berat," ujarnya.

Deniot juga menyukai suasana hotel Chateau Marmont di Los Angeles, California, Amerika Serikat. Bagi Deniot, hotel yang berada di tengah kesibukan Sunset Boulevard tersebut menawarkan kenyamanan dan perpaduan hal-hal non-apparel dan fashion tingkat tinggi.

Hal selanjutnya adalah parfum Calvin Klein. Deniot sudah menggunakan wewangian tersebut selama 15 tahun dan merasa janggal keluar rumah tanpanya. "Aneh memang, sebuah wewangian bisa menjadi bagian mendasar dari identitas seseorang," ujarnya. Selain wewangian Calvin Klein, Deniot tidak bisa juga meninggalkan jam tangan Cartier Santos-Dumont yang sederhana. Dia juga menggunakan sepatu buatan Hermes. Dia puya 50 pasang, sebagian sudah berumur 10 tahun dan masih digunakan.

Elledecor.com Lokasi eksotis tampaknya begitu menarik minat sang desainer. Dari rentetan hal-hal yang disukainya, Desainer Jean-Louis Denoit menyebutkan bahwa dia begitu menyukai Chateau Marmont dan Oberoi Ravvilas di Jaipur.

Soal tempat, selain Chateau Marmont, Deniot juga senang mengungjungi Le Birstrot de Paris, tidak jauh dari Menara Eiffel. The Oberoi Rajvilas di Jaipur juga salah satu hotel kesukaannya. Tidak hanya cantik, keanggunan hotel ini berpadu dengan nuansa eksotis. Hotel semacam ini, menurut Deniot punya tendensi memberikan rasa tenang dan damai bagi pengunjungnya.

Deniot juga menyukai kain-kain karya Sabina Fay Braxton yang tampak dan terasa istimewa. Masih ada pula hal lain, seperti maskapai penerbangan Air France untuk menunjang pekerjaannya di 10 negara, cat David Oliver, dan kancing lengan baju istimewa. Untuk cat David Oliver, Deniot mengatakan bahwa cat tersebut "Salah satu cat terbaik dan memiliki palet terbaik. Pilih tone apa pun, Anda tidak akan keliru."


EditorHilda B Alexander

Close Ads X