Kompas.com - 22/04/2014, 07:41 WIB
Boogertman   Partners, praktik arsitektur asal Afrika Selatan memenangkan sayembara mendesain pusat pendidikan baru untuk Karura Forest Environmental Education Trust di Hutan Cagar Alam Karura, Kenya. Boogertman PartnersBoogertman Partners, praktik arsitektur asal Afrika Selatan memenangkan sayembara mendesain pusat pendidikan baru untuk Karura Forest Environmental Education Trust di Hutan Cagar Alam Karura, Kenya.
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander

KOMPAS.com - Bayangkan kota yang padat dan sibuk, namun di tengah-tengahnya terdapat "surga" penuh tanaman hijau. Rupanya, hal ini dimiliki oleh Nairobi. Lokasinya berbatasan dengan Muthaiga, Gigiri, serta daerah hunian Runda di Nairobi, Kenya.

Hutan cagar alam yang berada di bagian utara Nairobi tersebut juga merupakan daerah potensial untuk berbagai kegiatan. Di lokasi inilah, pusat pendidikan baru hasil desain Boogertman + Partners akan berdiri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para arsitek di balik Boogertman + Partners memandang hutan ini sebagai "paru-paru hijau untuk kota Nairobi yang penuh polusi". Tidak hanya mengagumi hutan tersebut, konsultan  arsitektur asal Afrika Selatan ini pun berhasil memenangkan kompetisi desain pusat pendidikan di sana.

Pusat pendidikan yang akan dibangun di Hutan Cagar Alam Karura, Kenya, ini dipersembahkan untuk Karura Forest Environmental Education Trust. Fasilitas bernama Karura Forest Environmental Education Centre (KFEEC) tersebut akan berada tidak jauh dari Kenya Teachers Training College, International Center for Research in Agro-forestry, dan United Nations Environment Programme Headquarters.

Karya Boogertman + Partners mengeksplorasi penggunaan sumber daya alam berkelanjutan. Mereka berusaha membatasi area pembangunan agar tidak mengganggu habitat di sekitar proyek. Boogertman + Partners juga ingin agar pusat pendidikan yang mereka rancang mampu menggunakan air dan energi dengan sangat sangkil.

Boogertman + Partners Tampak udara (mode) Pusat Pendidikan di Hutan Cagar Alam Karura, Kenya untuk Karura Forest Environmental Education Trust. Fasilitas ini didesain oleh praktik arsitektur asal Afrika Selatan, Boogertman + Partners.

Rancangan Boogertman + Partners ini berisi beberapa program. Pertama, KFEEC memiliki sebuah area yang bisa digunakan sebagai tempat pameran permanen. Para pengunjung fasilitas ini bisa mempelajari sejarah dan pentingnya Hutan Karura. Selain itu, KFEEC juga akan memiliki ruang pamer sementara, "e-library" untuk menampilkan berbagai publikasi terbaru mengenai lingkungan hidup setempat, sebuah auditorium, ruang konferensi kecil, kafetaria, dan toko cenderamata.

Boogertman + Partners punya visi untuk membangun "pusat pendidikan berkelas dunia yang memfokuskan diri pada keberlanjutan lingkungan di daerah setempat dengan penekanan pada generasi muda." Lewat desainnya ini, Boogertman + Partners ingin mencoba mengubah sikap masyarakat setempat mengenai konservasi lingkungan. Caranya, lewat program pendidikan. Fasilitas yang mereka rancang ini diharapkan mampu mengedukasi penduduk lewat pelatihan, forum pertukaran pengetahuan, dan memopulerkan gaya hidup "hijau".

Bangunan fasilitas baru yang menarik ini sangat berpotensi menjaring ketertarikan masyarakat sekitar, khususnya kaum muda. Selain fasilitas baru yang canggih, lokasinya juga sangat potensial. Hutan Karura di sekitarnya ternyata memiliki air terjun setinggi 20 meter, gua Mau-Mau, danau, serta jalur sepanjang 50km untuk jogging atau sekadar menikmati pemandangan.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.