Kompas.com - 22/04/2014, 06:49 WIB
David Monfort - dagency.fr"Akon Lighting Africa" merupakan proyek inisiasi penyanyi rap berdarah Senegal, Akon. Akon ingin menerangi satu juta rumah di Benua Afrika sebelum akhir tahun ini.
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander

KOMPAS.com - Nama Akon kini terdengar hingga ke pelosok Afrika. Pasalnya, penyanyi rap berdarah Senegal yang lahir di Amerika Serikat ini tengah berusaha menyediakan listrik bagi satu juta rumah di benua tersebut. Lewat proyek yang menggunakan namanya sendiri, yaitu "Akon Lighting Africa" atau "Akon Menerangi Afrika", sang musisi menargetkan dapat menerangi satu juta rumah pada akhir tahun ini dengan memanfaatkan energi matahari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut situs resmi proyek "Akon Lighting Africa", Akon bekerja sama dengan Give1Project dan ADS Global Corporation SA untuk melaksanakan proyek ini. Pihak swasta juga sudah menandatangani kerja sama, termasuk Akon Corp, SOLEKTRA International - BYD Solar, Azuri Technologies UK, NARI (bagian dari China Grid Group), CJI, organisasi nirlaba Give1Project, dan pemerintah setempat. Proyek ini mencangkup instalasi peralatan pembangkit listrik tenaga matahari di tiap rumah dan mempromosikan penghematan energi.

"Saya selalu berhasrat ingin menjadi bagian dari pembangunan infrastruktur di Afrika. Kami selalu menemukan tantangan di area yang sudah direncanakan sebagai lokasi pembangunan. Di sana tidak ada jaringan listrik. Jadi, itulah yang menjadi salah satu masalah terbesar mengapa pengembangan di Afrika begitu lambat," ujar Akon.

Ketika kecil, Akon pernah tinggal di Afrika. Dia tahu persis bagaimana orang-orang di sekitarnya harus hidup tanpa akses ke jaringan listrik. Bahkan, saat ini pun keadaan tidak berubah banyak. Itulah alasan utama yang mendorong sang musisi ingin kembali ke Afrika dan menetapkan tujuan ambisius di sana.

Akon menginvestaskan uangnya sendiri untuk proyek ini. Pendanaan lebih lanjut diterimanya dari kerja sama dengan pemerintah, bank, lembaga nirlaba, serta perusahaannya sendiri, Akon Corp. Akon dan rekanannya mendanai usaha pemberian listrik bagi satu desa di satu negara untuk mendemonstrasikan usahanya. Sisanya, dana akan diterima dari investor. Akon dan rekanannya juga akan melatih tenaga lokal untuk membangun dan merawat instalasi.

Bulan Februari lalu, Akon sudah memulai turnya ke sembilan negara di Afrika, yaitu Senegal, Mali, Guinea Conakry, Gambia, Burkina Faso, Equatorial Guinea, Gabon, Kongo and the Pantai Gading. Akon dan rekan-rekannya berniat bertemu kepala negara serta menteri urusan energi pada negara terkait. Sejauh ini, Akon disambut baik oleh negara-negara tersebut.

"Kami sudah mendekati persetujuan empat kontrak. Tiga lagi tengah dalam proses negosiasi. Jadi, tampaknya benar-benar baik," ujar Akon. Sejauh ini, proyek tersebut pun sudah memberikan tenaga listrik bagi hampir 200.000 rumah. Karena itu, Akon optimis pada akhir tahun targetnya akan tercapai.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PHRI Jakarta Anggap Penerapan CHSE hanya Gimmick

PHRI Jakarta Anggap Penerapan CHSE hanya Gimmick

Hotel
Genjot Kualitas Furnitur, Ada Diskon Pembelian Mesin Peralatan

Genjot Kualitas Furnitur, Ada Diskon Pembelian Mesin Peralatan

Berita
Inilah 5 Infrastruktur Terbesar di Asia-Pasifik, IKN Indonesia Salah Satunya

Inilah 5 Infrastruktur Terbesar di Asia-Pasifik, IKN Indonesia Salah Satunya

Berita
PHRI Jakarta Tolak Program Sertifikasi CHSE Kemenparekraf, Ini Alasannya

PHRI Jakarta Tolak Program Sertifikasi CHSE Kemenparekraf, Ini Alasannya

Hotel
Ini Deretan Hotel Mewah yang Didesain Perancang Busana (I)

Ini Deretan Hotel Mewah yang Didesain Perancang Busana (I)

Hotel
Rumah Anda Sempit? Ini 8 Cara Membuatnya Lebih Lega dan Nyaman

Rumah Anda Sempit? Ini 8 Cara Membuatnya Lebih Lega dan Nyaman

Umum
[POPULER PROPERTI] Tahun 2022 Tuntas, Pembebasan Lahan Tol Cijago Baru 80 Persen

[POPULER PROPERTI] Tahun 2022 Tuntas, Pembebasan Lahan Tol Cijago Baru 80 Persen

Berita
Konstruksi Tuntas, Arena Dayung Dimanfaatkan Atlet PON Papua Latihan

Konstruksi Tuntas, Arena Dayung Dimanfaatkan Atlet PON Papua Latihan

Berita
Dibanderol Rp 600 Juta, Apartemen Ini Bisa Ditempuh 3 Menit dari Tol Gading-Serpong

Dibanderol Rp 600 Juta, Apartemen Ini Bisa Ditempuh 3 Menit dari Tol Gading-Serpong

Apartemen
Selama Uji Coba, Ini Kendaraan yang Boleh Lintasi Jembatan Sei Alalak

Selama Uji Coba, Ini Kendaraan yang Boleh Lintasi Jembatan Sei Alalak

Berita
Atas Perintah Jokowi, Jembatan Sei Alalak 'Open Traffic' Minggu Ini

Atas Perintah Jokowi, Jembatan Sei Alalak "Open Traffic" Minggu Ini

Berita
50 Rumah Subsidi di Bali Dapat Bantuan Jalan Lingkungan Rp 182 Juta

50 Rumah Subsidi di Bali Dapat Bantuan Jalan Lingkungan Rp 182 Juta

Berita
Baru 80 Persen, Pembebasan Lahan Tol Cijago Terganjal Sejumlah Kendala

Baru 80 Persen, Pembebasan Lahan Tol Cijago Terganjal Sejumlah Kendala

Konstruksi
[POPULER PROPERTI] Toilet Ala Hotel Bintang Lima Hadir di Pasar Modern BSD City, Tarif Dipatok Rp 2.000

[POPULER PROPERTI] Toilet Ala Hotel Bintang Lima Hadir di Pasar Modern BSD City, Tarif Dipatok Rp 2.000

Berita
Gunakan Fasad Lama, Bangunan Ini Direkonstruksi Lebih Kontemporer

Gunakan Fasad Lama, Bangunan Ini Direkonstruksi Lebih Kontemporer

Konstruksi
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.