Seperti Apa Kelak "Wajah Baru" Pasar Baru?

Kompas.com - 12/04/2014, 11:51 WIB
Dalam waktu tak lama lagi, kawasan perdagangan di Jalan Pasar Baru, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, itu akan memiliki FRANSISKUS SIMBOLON/KONTAN Dalam waktu tak lama lagi, kawasan perdagangan di Jalan Pasar Baru, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, itu akan memiliki "wajah" baru lewat sayembara gagasan penataan kawasan yang digelar PT Trikarya Idea Sakti bersama-sama Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta.
Penulis Tabita Diela
|
EditorLatief

JAKARTA, KOMPAS.com - Perjalanan panjang keberadaan Pasar Baru akan menemui satu kejadian penting. Dalam waktu tak lama lagi, kawasan perdagangan di Jalan Pasar Baru, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, itu akan memiliki "wajah" baru lewat sayembara gagasan penataan kawasan yang digelar PT Trikarya Idea Sakti bersama-sama Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta. 

Manajer Pemasaran PT Trikarya Idea Sakti, Loryta Anne, mengatakan bahwa pembenahan kawasan Pasar Baru merupakan salah satu kerinduan pemilik perusahaannya, yakni King Yuwono. King, yang terus mengikuti perkembangan kawasan perdagangan itu, mengaku sudah waktunya dilakukan pembenahan.

Dikonfirmasi ke Ketua Panitia penyelenggara sayembara, Bambang Wicaksono. kehadiran gedung hotel dan apartemen milik Trikarya di kawasan Pasar Baru merupakan bagian dari pengembangan kawasan ini. Ia berharap, hal tersebut menjadi semacam proyek lokomotif.

"Inisiasinya dari swasta, dari Pasar Baru Mansion. Mereka mengusulkan ke Pemkot untuk diadakan sayembara. Nah, ide ini murni dari mereka, kami hanya membantu sebagai penyelenggara sayembara. Sebelumnya, kami juga sudah presentasi ke Pak Wali Kota tentang sayembara ini. Beliau sangat mendukung, disampaikan juga ke Pak Gubernur," ujar Bambang, di Jakarta, Jumat (11/4/2014).

Lantas, apa tuntutan sayembara bagi para arsitek yang ingin mengirimkan karyanya? Bambang mengatakan, para arsitek diminta menata kawasan Pasar Baru dengan luas sekitar 820.000m2 tersebut. Penataan akan berpusat pada penyebaran kegiatan ekonomi, sirkulasi kendaraan dan pengunjung, serta pengaturan akses masuk.

"Kawasannya mau ditata. Kalau sekarang kita jalan dari jalan utama, masuk ke dalam itu kan berantakan dan banyak mobil. Tepatnya dari Jalan Pos, di depan Pasar Baru. Itu kan paving blok tengahnya. Sekarang mobil bisa masuk, motor bisa masuk, terus pedagang kaki lima juga ada di depan toko. Itu nanti ditata, hanya khusus untuk pejalan kaki," kata Bambang.

Ica mengungkapkan, hasil sayembara ini bisa direalisasikan awal tahun depan.

"Mungkin bertahap. Kaitannya dengan anggaran. Karena dananya diusulkan dari APBD dan CSR," ujarnya.

Kita tunggu saja "wajah" dan nuansa baru yang akan dimiliki Pasar Baru setahun mendatang. Informasi lebih lanjut mengenai sayembara ini bisa diakses melalui situs resmi sayembara IAI Jakarta.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X