Rumah Rp 1 Miliar Paling Laku di Palembang

Kompas.com - 08/04/2014, 14:20 WIB
Suasana malam penyalaan lampu Light Emiting Diode (LED) di Jembatan Ampera Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (18/5). Royal Philips Electronic bersama Pemkot Palembang menggantikan lampu pijar dengan lampu LED untuk mendukung program Kota Terang Hemat Energi (KTHE) Penggunaan lampu LED dapat menghemat biaya listrik di jembatan tersebut dari sebelumnya 900 juta menjadi Rp 250 juta per tahun. SERAMBI/M ANSHAR Suasana malam penyalaan lampu Light Emiting Diode (LED) di Jembatan Ampera Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (18/5). Royal Philips Electronic bersama Pemkot Palembang menggantikan lampu pijar dengan lampu LED untuk mendukung program Kota Terang Hemat Energi (KTHE) Penggunaan lampu LED dapat menghemat biaya listrik di jembatan tersebut dari sebelumnya 900 juta menjadi Rp 250 juta per tahun.
|
EditorHilda B Alexander
PALEMBANG, KOMPAS.com - Rumah kelas menengah dengan harga Rp 1 miliar per unit, paling diminati pasar Palembang, Sumatera Selatan. Sementara rumah senilai Rp 200 juta-Rp 400 juta dan di atas Rp 1 miliar mengalami pertumbuhan progresif.

Ketua DPD REI Sumsel, Ali Sya'ban, mengutarakan fenomena pasar properti sub sektor perumahan kepada Kompas.com, Jumat (4/4/210).

Menurut dia, konstelasi pasar properti Palembang telah mengalami pergeseran pasca kehadiran para pengembang Nasional dalam membangun proyek-proyek besar. Pasar properti Palembang kemudian makin bergairah dengan daya saing kompetitif.

"Kehadiran para pengembang besar di sini tidak saja membawa alternatif pilihan bagi konsumen, juga perspektif baru bagaimana sebuah pengembangan, khususnya perumahan, ditata sedemikian rupa menjadi lebih rapi dan juga lengkap dalam hal fasilitas," jelas Ali.

Hal senada dikemukakan General Manager CitraGrand City Palembang, Gunadi Wirawan. Dalam tiga tahun terakhir, permintaan pasar kian menguat. Permintaan ini berasal dari para pebisnis perkebunan, dan perdagangan komoditas hasil bumi.

Tak mengherankan, para pengembang kemudian melipatgandakan target penjualan. PT Cipta Asrigriya, misalnya. Pengembang yang beroperasi di wilayah pinggiran Palembang atau tepatnya Talang Kelapa ini percaya diri memperluas target penjualan.

"Produk properti yang berhasil kami jual sebanyak 1.200 unit rumah dan 20 unit ruko sejak 2008 silam. Sepanjang 2013 lalu kami mencatat, sebanyak 180 unit telah terjual. Tahun ini kami menargetkan pertumbuhan penjualan sebanyak 20 sampai 30 persen," jelas Gunadi kepada Kompas.com, Selasa (8/4/2014).

CitraGrand City menawarkan varian rumah dengan rentang harga cukup luas, mulai Rp 300 juta hingga Rp 3,2 miliar dengan ukuran 6 x 15 meter persegi sampai 400 meter persegi. Adapun produk terbaru yang sedang mereka pasarkan saat ini adalah Eco Park.

Produk ini terdiri dikembangkan secara bertahap. Tahap I klaster Autumn Forest yang diperuntukan bagi kalangan atas, dan Summer Meadow untuk menengah. "Dari total lahan garapan seluas 250 hektar, kami telah membangun 50 hektar. Saat ini tengah dikerjakan berbagai fasilitas pelengkap seperti driving range," tambah Gunadi.

Sementara PT Cipta Sara Usaha yang mengonsentrasikan bisnisnya di kelas bawah juga mengalami pertumbuhan. Mereka memasarkan hunian tipikal 36/105 seharga Rp 275 juta dan 45/120 yang dipatok Rp 330 juta.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X