Unik, Desain Kafe Berbentuk Kamera

Kompas.com - 04/04/2014, 06:39 WIB
Sebuah daerah pinggir kota di Korea Selatan menjadi rumah bagi kafe unik berbentuk kamera vintage. Kafe bernama Dreamy Camera Cafe ini sengaja dibentuk menyerupai kamera lensa ganda Rolleiflex Vintage.
Mier / Dreaming Camera CafeSebuah daerah pinggir kota di Korea Selatan menjadi rumah bagi kafe unik berbentuk kamera vintage. Kafe bernama Dreamy Camera Cafe ini sengaja dibentuk menyerupai kamera lensa ganda Rolleiflex Vintage.
Penulis Tabita Diela
|
EditorHilda B Alexander
KOMPAS.com - Kafe unik yang ada di Korea Selatan berikut ini layak disimak, terutama oleh para pecinta fotografi. Sayangnya, para pecinta fotografi perlu melakukan perjalanan jauh untuk mencapai kafe ini. Pasalnya, kafe tersebut berada di pinggir kota, cukup jauh dari pusat kota Seoul.

Namun, di saat yang sama, kafe ini juga membuktikan bahwa daerah pinggir kota tidak harus selalu identik dengan pemandangan tipikal yang membosankan.

Kafe ini berada di daerah Yangpyeong. Menurut laman Facebook kafe tersebut, pengunjung bisa mengendarai mobil untuk mencapai lokasinya atau menggunakan kereta dari Seoul. Meski perjalanan yang harus ditempuh cukup jauh, namun di penghujung, pengunjung bisa menikmati pemandangan dan pengalaman tidak biasa yang ditawarkan oleh kafe bernama Dreamy Camera Cafe ini.

Pemilik sengaja membuat Dreamy Camera Cafe berbentuk mirip kamera klasik Rolleiflex. Bangunan dua lantai tersebut berada tidak jauh dari rumah pemilik cafe.

Mier / Dreaming Camera Cafe Bagian "lensa" yang ada pada kafe sebenarnya merupakan jendela. Di waktu malam, pengunjung kafe yang ada di dalam dapat dengan mudah tampak dari luar.
Bangunan berbentuk kamera ini hampir sempurna meniru kamera aslinya. Di bagian depan bangunan tersebut terdapat dua "lensa" yang tidak hanya berfungsi estetis agar mirip dengan kamera aslinya, namun juga berfungsi sebagai jendela bagi para pelanggan kafe.

Mier / Dreaming Camera Cafe Interior kafe ini sederhana. Kafe menggunakan aksen kayu untuk menutup lantai, permukaan meja, kursi, bahkan pengaman tangga.
Berbeda dari eksterior yang tampak mencolok dengan warna hitam, merah, dan abu-abu, interior kafe ini lebih "jinak". Pemilik kafe menggunakan aksen kayu untuk menghias dan melengkapi interiornya. Mereka menggunakan kayu untuk menutup lantai. Mereka juga menggunakan furnitur yang terbuat dari kayu.

Selain bangunan cafe, berbagai pelengkap di dalam kafe rupanya juga menggunakan barang-barang bertema fotografi. Barang-barang tersebut termasuk wadah kertas tisu berbentuk rol film.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X