Laris Manis, Seperti Inilah Kafe Khusus Penyayang Kucing!

Kompas.com - 03/03/2014, 11:14 WIB
Kedai tersebut dilaporkan tidak dapat dibuka lantaran terlalu banyak orang mengaksesnya. Maklum, sebanyak 3.000 orang berusaha memesan meja di www.dailymail.co.ukKedai tersebut dilaporkan tidak dapat dibuka lantaran terlalu banyak orang mengaksesnya. Maklum, sebanyak 3.000 orang berusaha memesan meja di "Lady Dinah's Cat Emporium".
Penulis Tabita Diela
|
EditorLatief
KOMPAS.com - Keunikan " Kafe Kucing" ini bisa dilihat di Bethnal Green, London Timur, Inggris. Kafe bernama "Lady Dinah's Cat Emporium" tersebut dimiliki oleh Lauren Pears yang sebelumnya telah mengumpulkan uang lewat internet.

Hanya dalam hitungan jam, setelah pembukaannya di awal Maret ini, kedai tersebut sudah meraih popularitasnya. Sebagai bukti, situs kedai tersebut dilaporkan tidak dapat dibuka lantaran terlalu banyak orang mengaksesnya. Maklum, sebanyak 3.000 orang berusaha memesan meja di "Lady Dinah's Cat Emporium".

www.dailymail.co.uk Kedai tersebut dilaporkan tidak dapat dibuka lantaran terlalu banyak orang mengaksesnya. Maklum, sebanyak 3.000 orang berusaha memesan meja di
Seperti dikutip Dailymail.co.uk, kafe semacam ini bukan hal baru. Tokyo bahkan memiliki 100 kedai menyantap minuman dan makanan ringan yang juga memungkinkan pelanggannya berinteraksi dengan kucing.

Kini, kafe atau kedai serupa tersedia pula di London, Inggris. Khusus untuk kedainya di Inggris, Pears menempatkan 11 kucing dalam kedainya.

www.dailymail.co.uk Kafe atau kedai penyayang kucing tersedia pula di London, Inggris. Khusus untuk kedainya di Inggris, Pears menempatkan 11 kucing dalam kedainya.
"Kami sudah berpikir panjang mengenai siapa yang akan meraup keuntungan dengan memiliki kafe kucing di London. Saya melihat para komuter berjalan dari stasiun dan berhenti sebentar untuk mengelus kucing, kemudian saya sendiri tidak dapat memiliki kucing karena peraturan apartemen dan jam kerja saya, saya mengerti keinginan untuk memiliki kucing di sekeliling," ujar Lauren Pears.

Di dalam kafe, pengunjung tidak hanya bisa bermain dengan kucing. Mereka juga bisa menikmati dekorasi bergaya Victoria yang manis dan elegan. Perpaduan warna-warna lembut sesekali dipadukan dengan warna mencolok, seperti magenta, merah, merah muda, biru, dan ada pula ornamen bergambar kucing.

www.dailymail.co.uk Di dalam kafe, pengunjung tidak hanya bisa bermain dengan kucing. Mereka juga bisa menikmati dekorasi bergaya Victoria yang manis dan elegan.
Seperti disebutkan sebelumnya, Pears memulai kampanye untuk mengumpulkan uang dan membentuk kedai ini setelah melihat kesuksesan kedai serupa di Jepang. Semula, dia hanya ingin mengumpulkan 100.000 Poundsterling atau sekitar Rp1,9 miliar. Tak dinyana. Seorang aktivis penyelamatan hewan asal Rusia, Anna Kogan, justeru menginvestasikan uangnya sebesar 200.000 Poundsterling.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber dailymail
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X