Di Meja Judi, Arsitektur Timur dan Barat Bisa Berjodoh

Kompas.com - 28/02/2014, 18:04 WIB
Lisboa Palace, perkawinan campuran langgam arsitektur timur dan barat. hongkong buildingLisboa Palace, perkawinan campuran langgam arsitektur timur dan barat.
|
EditorLatief
KOMPAS.com - Firma desain global yang kerap merancang resor, WATG, telah menciptakan sebuah terobosan pada salah satu proyek terbarunya, Lisboa Palace at Cotai di Makau. Resor ini diperuntukkan kepada lembaga Sociedade de Jogos de Macau (SJM Holdings).

Proyek tersebut ibarat pertemuan langgam arsitektur barat dan timur, east meets west. Di dalamnya akan berisi sejumlah properti berbagai jenis, mulai hotel bintang lima Lisboa Palace dengan 1450 kamar dalam tiga bangunan berbeda, Palazzo Versace Macau sebanyak 270 kamar, dan hotel mewah yang dikelola jaringan internasional dengan jumlah 270 kamar.

Luas total bangunan ini mencapai setengah juta meter persegi dalam area seluas 7 hektar. Selain hotel, akan dilengkapi dengan fasilitas perjudian dan kasino seluas 27.000 meter persegi, pusat belanja seluas 34.000 meter persegi, serta 36.000 meter persegi sebagai pusat kuliner.

Namun, bukan data teknis dengan skala luas yang menarik dari proyek ini, melainkan rancangan arsitekturalnya. Para direksi SJM Holdings menempatkan visinya pada karya ini dengan mengambil inspirasi dari tempat tinggal kerajaan Eropa abad 17 dan 18 yang dikombinasikan dengan arsitektur tradisional Tingkok. Langgam Tiongkok seakan menjadi pusat keberuntungan positif. Walhasil, perkawinan keduanya dianggap sebagai perayaan seni dan arsitektur dari akulturasi budaya dua arah, Eropa dan Macau.

Tak main-main, tim WATG yang menangani Lisboa Palace at Cotai, turun lengkap. Termasuk Senior Vice President, Perry Brown, Vice President Ron Van Pelt, dan Associate Vice President,Sharmila Tankha. Sementara desain interiornya dikerjakan oleh Wimberly Interiors.

"Kami sangat senang menampilkan Lisboa Palace dengan konsep dan desain yang mewujudkan sejarah pertukaran budaya Sino dan Barat di Macau. Inilah potret kekayaan budaya," ujar CEO SJM Holdings, Ambrose So.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X