Kompas.com - 28/02/2014, 16:57 WIB
Penulis Tabita Diela
|
EditorLatief

Sejauh ini, Bernardus belum melihat adanya rencana komprehensif mengenai perlakuan terhadap kaum yang rentan tersebut. Reklamasi mampu mengakibatkan efek besar, namun sejauh ini belum dianggap serius.


Pengembangan vertikal

Menurut  Bernardus, Jakarta harus berkembang ke atas, bukan ke utara. Dengan kata lain, ekstensifikasi tanah yang sudah tersedia sekarang bisa dilakukan dengan pembangunan vertikal.

"Ekstensifikasi dari tanah yang sekarang itu jadi vertikal. Saya menengarai, reklamasi ke utara itu jalan keluar para developer lantaran hanya kesulitan mencari tanah 200 hektar di Jakarta. Tapi, kalau dikumpul-kumpul, 200 hektar itu ada. Saya rasa sangat disayangkan kalau hal itu kemudian mengorbankan lingkungan di utara," ujarnya.

Selain mengembangkan secara vertikal, Bernardus juga lebih mendukung pengolahan air dari 13 sungai yang bermuara di Pantai Utara Jakarta.

"Saya sangat mendukung treatment air di 13 sungai ini supaya air yang keluar dari Pulau Jawa itu kualitasnya membaik. Setelah itu, baru kita pikirkan bagaimana Teluk Jawa ini bisa dibangun, apakah dibangun giant seawall dan sebagainya," tandas Bernardus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.