"Studio Octopi", Kantor Cantik Berlimpah Cahaya

Kompas.com - 06/02/2014, 14:07 WIB
Mereka bisa memberikan para seniman akses ke sinar matahari dari bukaan yang tidak biasa. Misalnya, lantai dari kaca yang bisa meneruskan cahaya dari jendela di ruangan lain. Meski terdiri dari lima lantai, tidak ada satu lantai pun yang kekurangan cahaya matahari. www.designboom.comMereka bisa memberikan para seniman akses ke sinar matahari dari bukaan yang tidak biasa. Misalnya, lantai dari kaca yang bisa meneruskan cahaya dari jendela di ruangan lain. Meski terdiri dari lima lantai, tidak ada satu lantai pun yang kekurangan cahaya matahari.
Penulis Tabita Diela
|
EditorLatief
KOMPAS.com - Studio Octopi telah merampungkan kantor Delfina Foundation. Yayasan yang bergerak di bidang penelitian artistik, produksi, dan pameran seni itu kini memiliki rumah moderen istimewa di London, Inggris. Seketika, pengunjung kantor yayasan akan disambut dengan nuansa moderen, ringan, dan mutakhir.

Sebenarnya, Studio Octopi tidak bekerja sendirian. Delfina Foundation mendorong kerja sama antara Studio Octopi yang berbasis di London dengan studio asal Kairo, Mesir, Shahira Fahmy Architects. Bersama, kedus studio ini menggubah proposal yang merefleksikan keinginan Delfina Foundation untuk memfasilitasi pertukaran kebudayaan lebih besar antara Eropa dengan negara-negara Timur Tengah dan Afrika Utara.

www.designboom.com Penambahan 150m2 dari bangunan di samping kantor eksisting Delfina Foundation memungkinkan adanya ruang pameran ekstra, ruang acara, dan menampung hingga delapan seniman residensi dalam waktu bersamaan.
Sepak terjang Studio Octopi dalam mengubah tampilan kantor Delfina Foundation pun tidak berlebihan. Yayasan dengan residensi seniman terbesar di London tersebut membutuhkan ruang lebih besar untuk menampung karya seniman.

Dengan anggaran sebesar 1,4 juta poundsterling (sekitar Rp 27,4 miliar), Studio Octopi menggandakan kapasitas kantor yayasan tersebut. Penambahan 150m2 dari bangunan di samping kantor eksisting Delfina Foundation memungkinkan adanya ruang pameran ekstra, ruang acara, dan menampung hingga delapan seniman residensi dalam waktu bersamaan.

Mengkombinasikan kedua bangunan memungkinkan Studio Octopi menyediakan ruang pribadi bagi para seniman. Di saat yang sama, studio tersebut pun memiliki area cukup besar untuk bekerja. Mereka bisa memberikan para seniman akses ke sinar matahari dari bukaan yang tidak biasa. Misalnya, lantai dari kaca yang bisa meneruskan cahaya dari jendela di ruangan lain. Meski terdiri dari lima lantai, tidak ada satu lantai pun yang kekurangan cahaya matahari.

www.designboom.com Ruang kerja yang fleksibel menjadi
Ruang kerja yang fleksibel menjadi "nyawa" dari kantor ini. Namun, bukan berarti masing-masing area tidak memiliki peruntukkan khusus. Di area bawah tanah, terdapat galeri luas yang memang sangat dibutuhkan yayasan. Di lantai dasar, terdapat area penerima tamu, dapur, dan ruang makan. Kantor dan perpustakaan menempati lantai pertama. Dua lantai selanjutnya digunakan sebagai tempat residensi seniman. Semua ruang-ruang ini dihias dengan bahan-bahan yang tampak mentah, seperti bata ekspos dan kayu, namun tetap menawan.

www.designboom.com Kantor dan perpustakaan menempati lantai pertama. Dua lantai selanjutnya digunakan sebagai tempat residensi seniman. Semua ruang-ruang ini dihias dengan bahan-bahan yang tampak mentah, seperti bata ekspos dan kayu, namun tetap menawan.
"Kami sangat bersemangat dengan transformasi yang digubah oleh Studio Octopi dan Shahira Fahmy bagi Delfina Foundation. Ekspansi menjadi rumah bagi penelitian artistik, produksi, dan pameran yang tak tertandingi di London. Sementara itu, (ekspansi) juga memelihara keintiman interaksi yang selama ini telah menjadi inti dari kerja sama kami dengan seniman, kurator, dan komunitas," ujar Direktur Delfina Foundation Aaron Cezar.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X