Kompas.com - 05/02/2014, 18:23 WIB
|
EditorHilda B Alexander
KOMPAS.com - Kota Melbourne, Australia, betul-betul mengalami transformasi luar biasa dalam hal pembangunan pencakar langit. Kota ini sedang membangun 34 gedung jangkung dengan ketinggian 60 meter hingga nyaris 256 meter.

Jumlah gedung tersebut menggenapi 68 bangunan eksisting, termasuk gedung tertinggi yakni Eureka Tower yang menjulang 297 meter. Sementara yang masih dalam proposal sebanyak 45 proyek.

Sebagian besar merupakan gedung yang dialokasikan untuk hunian (apartemen) dan berpusat di area Southbank yang merupakan kawasan tepi pantai dengan perkembangan pesat. Lebih dari 10.000 orang diperkirakan akan pindah ke kawasan ini dalam dua tahun ke depan.

Konstruksi gedung-gedung pencakar langit tersebut diawali pembangunan 6.000 unit apartemen. Sejumlah 7.000 apartemen lainnya sedang dalam proses perizinan. Jika seluruhnya rampung terbangun, maka akan meningkatkan populasi apartemen sebanyak 40.000 unit pada 2018 mendatang dari sebelumnya hanya 20.627 unit.

Tak hanya itu, hal menarik lainnya adalah bahwa pada tahun lalu, Melbourne telah menyetujui perizinan pembangunan pencakar langit super langsing setinggi 73 lantai atau 240 meter di 54 Clarke Street, berdekatan dengan Crown Casino. Apartemen ini akan menggenapi koleksi cakrawala gedung paling kurus di dunia sejak One Madison Park, di New York.

Warga kota terbesar kedua di Australia tersebut menjuluki gedung yang dirancang Black Kosloff Knot ini sebagai menara pensil (The Pencil Tower). Selain apartemen, The Pencil Tower ini merangkum kafe, spa, sauna, lounge dan fasilitas lainnya.

Menteri Perencanaan Bangunan Tinggi, Matthew Guy, mengatakan, apartemen jangkung nan tipis tersebut bukan yang terakhir. Menurutnya, kota Melbourne tengah berupaya untuk mengakomodasi pertumbuhan populasi bangunan-bangunan tinggi.

"Pencakar langit adalah simbol dari sebuah bangsa yang berkembang, ekonomi yang kuat , dan mereka memiliki kemampuan untuk menentukan kota. Masa depan Australia ditentukan oleh kota-kota yang tumbuh ke atas," imbuh Guy.

Menurut laporan Herald Sun, dari sejumlah menara apartemen tersebut, delapan di antaranya memiliki ketinggian lebih dari 150 meter. Termasuk gedung yang dirancang Bates Smart senilai 275 juta dollar AS (Rp 3,3 triliun) dengan ketinggian 276 meter. Apartemen ini bakal menjadi bangunan tertinggi kedua di Melbourne, setelah Eureka Tower yang menjulang 297 meter di area Queensbridge.

Proyek lainnya adalah Rialto Tower setinggi 254 meter, Prima Pearl Tower sebanyak 67 lantai dengan ketinggian 250 meter milik Schiavello Group, dan Melbourne Tower (65 lantai) yang dirancang Elenberg Fraser. Sebuah menara 218 meter juga akan berdiri di 568 Collins Street.

Sejatinya, banyak proyek pencakar langit super tipis yang dibangun di atas area yang jauh lebih kecil. Sebut saja Phoenix Tower setinggi 27 lantai. Bangunan yang didesain Fender Katsalidis ini akan menjadi salah satu apartemen paling tipis di Melbourne dengan lebar hanya 6 meter!

Tak sebatas itu, bahkan baru-baru ini Katsalidis memperbarui rancangannya pada pencakar langit setinggi 388 meter bernama Australia 108. Menara ini lebih tinggi 91 meter ketimbang Eureka Tower. Secara umum, Australia 108 berpotensi menjadi gedung tertinggi ke-18 di dunia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber herald sun
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.